
Ilustrasi pemeriksaan mata sebelum operasi lasik (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Operasi lasik untuk mata minus menjadi pilihan banyak orang yang ingin bebas dari kacamata atau lensa kontak, terutama bagi mereka yang aktivitasnya sering terganggu karena masalah penglihatan. Prosedur ini menawarkan peningkatan penglihatan yang relatif cepat serta pemulihan yang lebih singkat dibanding beberapa alternatif lain. Namun, keputusan melakukan operasi ini harus disertai pemahaman tentang biaya, metode, risiko, dan kesiapan fisik.
Biaya Operasi Lasik
Mengutip dari Halodoc, biaya lasik di Indonesia berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 35 juta per mata, tergantung jenis teknologi dan fasilitas klinik. Di Indonesia, ada beberapa metode lasik, seperti Femto LASIK dan ReLEx SMILE, yang masing-masing punya keunggulan dan harga berbeda. Menurut Ciputra SMG Eye Clinic, biaya operasi lasik per mata menggunakan kedua metode tersebut umumnya berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 32 juta.
Biaya tambahan juga harus diperhitungkan, seperti biaya konsultasi awal, pemeriksaan kornea, simulasi refraksi, obat tetes pascaoperasi, dan kontrol ulang. Beberapa klinik mungkin sudah memasukkan jasa konsultasi dan obat-obatan dalam paket, tetapi ada juga yang belum termasuk biaya pascaoperasi.
Metode Operasi Lasik
Metode FemtoLASIK menggunakan laser femtosecond untuk membentuk flap kornea sebelum dilakukan reshaping dengan laser excimer. Sementara itu, ReLEx SMILE memotong lentikula kecil tanpa membuat flap lebar. Pemilihan metode sangat dipengaruhi oleh kondisi kornea, stabilitas minus, dan keinginan pasien terhadap waktu pemulihan.
Salah satu keuntungan ReLEx SMILE adalah insisi yang lebih kecil, sehingga risiko mata kering dan waktu pemulihan cenderung lebih cepat. Namun, tidak semua klinik menyediakan metode ini, dan harganya biasanya lebih tinggi dibandingkan metode lasik konvensional.
Panduan Sebelum Operasi Lasik
Sebelum memutuskan lasik, ada beberapa panduan penting yang perlu diperhatikan agar hasilnya optimal:
Pemulihan dan Risiko
Beberapa risiko yang mungkin muncul selepas lasik termasuk mata kering, penglihatan kabur sementara, silau, atau ghosting di malam hari. Kebanyakan efek samping ini bersifat sementara dan akan membaik dalam beberapa hari hingga minggu. Waktu pemulihan bervariasi tergantung metode yang dipilih; beberapa pasien bisa melihat perbaikan dalam 1–2 hari, namun pemulihan penuh bisa memakan waktu beberapa minggu. Pasien juga perlu mengikuti instruksi pascaoperasi dengan ketat, termasuk menggunakan tetes mata dan menghindari aktivitas yang bisa membebani mata.
Lasik tidak dicover oleh BPJS karena dianggap sebagai prosedur elektif dan kosmetik, bukan kondisi medis yang wajib ditangani segera. Oleh karena itu, pasien harus menyiapkan biaya sendiri.
Bagi banyak orang, keuntungan jangka panjang dari lasik termasuk tidak perlu lagi membeli kacamata atau lensa kontak, lebih nyaman dalam aktivitas harian, dan penglihatan yang lebih jelas. Namun, keputusan ini harus dibuat berdasarkan pertimbangan matang, termasuk kondisi keuangan, kesehatan mata, dan kesiapan mental.
Secara keseluruhan, operasi lasik mata minus di Indonesia menawarkan solusi menarik untuk meningkatkan kualitas hidup. Dengan memahami biaya, metode, manfaat, dan risiko, siapa pun dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam memilih lasik yang sesuai kebutuhan dan kondisi mereka.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
