
Dokter spesialis anak dr. Yuni Astria. (Istimewa).
JawaPos.com - Dalam banyak kondisi, anak-anak rasanya lebih sering terganggu tidurnya oleh gigitan nyamuk dibanding orang dewasa. Hal ini bisa jadi hanya perasaan atau memang ada faktanya.
Terkait ini, Dokter spesialis anak dr. Yuni Astria, menjelaskan bahwa faktor utamanya terletak pada kondisi kulit anak yang masih sensitif dan belum matang seperti kulit orang dewasa.
“Kalau dari sudut pandang saya, sebenarnya probabilitas atau kemungkinan digigit nyamuk antara anak dan orang dewasa hampir sama," ujarnya kepada wartawan, Kamis (15/5).
"Tapi karena kulit anak belum sepenuhnya matang, maka dampaknya terasa lebih besar. Mereka lebih mudah mengalami iritasi dan reaksi gatal yang menyebabkan tidur terganggu,” jelas dr. Yuni.
Reaksi kulit anak terhadap gigitan nyamuk cenderung lebih kuat. Ini karena struktur dan ketahanan kulit mereka belum sekuat orang dewasa, sehingga rangsangan kecil pun bisa memicu rasa tidak nyaman yang cukup mengganggu.
“Kalau anak kegigit nyamuk, reaksinya bisa lebih ekstrem. Mulai dari gatal ringan sampai muncul bintik merah yang membuat mereka sulit tidur. Jadi, meskipun intensitas gigitan nyamuk mungkin sama, dampaknya pada anak-anak bisa jauh lebih besar,” tambah dr. Yuni.
Hal inilah yang kerap membuat anak terbangun berkali-kali di malam hari hanya karena satu atau dua gigitan.
Gangguan tidur akibat nyamuk pada anak-anak bukanlah hal sepele. Tidur yang berkualitas sangat penting untuk tumbuh kembang anak, karena saat tidur nyenyak, tubuh memproduksi hormon pertumbuhan, memperbaiki jaringan sel, memperkuat kekebalan tubuh, dan mendukung kesehatan mental.
Sayangnya, banyak keluarga di Indonesia yang masih mengalami kesulitan menciptakan ruang tidur yang nyaman dan bebas dari gangguan nyamuk.
Menanggapi hal ini, Godrej Consumer Products Indonesia (GCPI) menghadirkan solusi berupa GoodKnight Elektrik—produk anti nyamuk tanpa asap yang aman digunakan di kamar anak.
Adrian Junaidar Handayanto, Category Head Home Insecticides GCPI menyampaikan bahwa pihaknya hadir sebagai solusi perlindungan dari gangguan nyamuk yang bebas asap dan efektif.
"Membantu anak tidur lebih nyenyak setiap malam dan memberikan ketenangan bagi orang tua," ucapnya.
Produk ini diklaim mampu menciptakan suasana tidur malam yang nyaman, tanpa aroma menyengat dan tanpa asap, sehingga cocok digunakan di kamar anak.
dr. Yuni pun mengingatkan bahwa gangguan tidur pada anak dapat berdampak luas terhadap perilaku dan kondisi fisik mereka.
“Anak yang kurang tidur akan cenderung rewel, susah konsentrasi, dan mudah terserang penyakit. Oleh karena itu, menciptakan ruangan tidur yang nyaman dan bebas dari nyamuk sangat penting. Salah satu caranya bisa dengan memakai pengusir nyamuk elektrik yang aman dan bebas asap,” tuturnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
