Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Maret 2025 | 19.20 WIB

Konten ASMR Makin Disukai Kalangan Dewasa Muda Usia 20 Sampai 40 Tahun, Ini Penyebabnya Menurut Penelitian  

Ilustrasi visualisasi sensasi ASMR. (Freepik) - Image

Ilustrasi visualisasi sensasi ASMR. (Freepik)

JawaPos.com – Orang dewasa muda atau yang berusia 20 sampai 40 tahun diketahui semakin tidak nyaman dengan interaksi tatap muka. Kini, mereka lebih suka menenangkan diri dengan konten Autonomous Sensory Meridian Response (ASMR).

Dilansir dari The Guardian, Senin (3/3), lembaga Revealing Reality menerbitkan hasil penelitian yang  mewawancarai penonton dan pembuat konten ASMR. Serta menganalisis ribuan video yang mengandung ASMR seperti suara napas, ketukan atau gemerisik.

ASMR menggambarkan fenomena sensorik tertentu Pada tubuh manusia, yang dipicu oleh pemandangan atau suara tertentu. Biasanya diawali dengan sensasi kesemutan di kulit kepala, lalu menghasilkan perasaan tenang dan rileks yang mendalam.

Konten ASMR di media sosial telah digunakan banyak orang dari berbagai kalangan untuk membantu mereka rileks dan tidur.

Konten membisikkan pesan atau bermain slime, misalnya, dapat menimbulkan sensisasi kesemutan di kulit kepala. Konten-konten semacam ini diklaim bisa menghasilkan perasaan senang dan rileks.  

Dalam survei yang melibatkan lebih dari 2.000 orang dewasa, Revealing Reality menemukan korelasi erat antara usia dan kepekaan terhadap rangsangan sosial maupun sensorik.

Mereka yang berusia antara 18–44 tahun, cenderung merasa dunia terlalu merangsang sehingga ingin melindungi diri dari kebisingan eksternal dan interaksi tatap muka. Mereka justru merasakan kenyamanan dengan konten ASMR.  

Lebih lanjut, 47 persen dari responden yang berusia 25 sampai 34 tahun mengatakan kewalahan di tempat bising dan sibuk, seperti pusat perbelanjaan atau stasiun kereta. Sebaliknya, mereka yang berusia 55 sampai 64 tahun lebih sedikit yang merasa demikian.

Sementara, 39 persen dari responden usia 18 sampai 24 tahun merasa perlu meredam kebisingan. Sehingga mereka lebih banyak menggunakan headphone di tempat  umum. Entah disertai mendengarkan musik, menyimak konten ASMR, atau hanya sekadar menutup telinga saja.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore