alexametrics

Efektivitas Air Purifier Tangkal Virus Korona di dalam Ruangan

25 Agustus 2020, 05:00:59 WIB

JawaPos.com – Penularan virus Korona lewat udara bisa terjadi di dalam ruang tertutup dengan ventilasi yang kurang baik. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memastikan penularan Covid-19 dapat terjadi melalui udara. Maka, solusinya, sirkulasi udara harus selalu berkualitas dengan baik. Masyarakat bisa menggunakan alat pemurni udara (Air Purifier) dan Humidifier (Pelembab Udara).

Chief Operation Officer (COO) PT Selaras Citra Nusantara Perkasa (SCNP) Shirly Effendy, mengatakan air purifier mendukung program dan kebijakan pemerintah dalam upaya untuk mengantisipasi pandemi Covid-19. Udara bebas di luar ruangan mengandung polutan atau kontaminan, demikian juga dengan udara di dalam ruangan. Kualitas udara dalam ruangan tidak selalu lebih bersih daripada udara di luar ruangan.

Ragam format kontaminan seperti debu, bakteri dan kuman dapat mencemari udara dalam ruangan. Orang yang bernapas dalam ruangan yang sarat kontaminan berpotensi menderita berbagai penyakit berbahaya seperti asma dan bronchitis.

“Itulah dasar pertimbangan utama untuk memiliki Air Purifer (AP), agar kontaminan udara tersebut dapat dihilangkan dari udara yang kita hirup saat berada dalam ruangan,” katanya kepada wartawan secara daring baru-baru ini.

Air purifier adalah perangkat home appliance yang bermanfaat untuk menghilangkan kontaminan di udara dalam ruangan sehingga dapat meningkatkan kualitas udara yang kita hirup. Secara umum AP bermanfaat bagi para penderita alergi dan asma, selain itu juga berguna untuk mengurangi aroma asap rokok.

Debu, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, spora jamur, dan kotoran tungau adalah format alergen yang dapat memicu alergi bagi orang yang sensitif. Partikel asap dan senyawa organik yang volatil dapat mengganggu kesehatan manusia.

Air purifier menangkap (arrest) kontaminan di udara dengan cara menyaring berdasarkan ukuran. Udara dialirkan via filter dan kontaminan secara fisik disaring oleh filter. Sehingga efektif untuk menghilangkan kontaminan yang berukuran lebih besar tentunya. “Air purifier dalam negeri juga diekspor sebagai langkah konsisten mendukung pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19,” jelas Corporate Secretary PT SCNP Tbk. Tumpal Sihombing.

Sebelumnya Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan air purifier bisa digunakan untuk menggunakan air purifier untuk membantu mengurangi risiko penularan. Sirkulasi udara yang baik di dalam ruangan dan sinar matahari bisa membantu memerangi virus.

Menggunakan air purifier untuk membersihkan udara di sekitar Anda. Atau bisa menggunakan diffuser atau humidifier yang harganya lebih terjangkau. “Penelitian dari para pakar menyarankan penggunaan air purifier dan sinar Ultraviolet C (UVC) membantu mengurangi risiko penularan,” kata dr. Reisa.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads