alexametrics

Anak-anak juga Bisa Tunjukkan Gejala Parah Jika Terinfeksi Korona

25 Maret 2020, 23:12:33 WIB

JawaPos.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan para orang tua untuk selalu menjaga anak-anaknya dari penularan virus korona. (covid-19) yang semakin meluas di seluruh dunia.

Maria Van Kerkhove, kepala emerging desease and zoonosis unit WHO menjelaskan, studi terbaru menyebutkan bahwa sejumlah anak di Tiongkok menunjukkan gejala yang parah, dan satu orang di antaranya meninggal. Gejala dari terserang korona sendiri meliputi, radang tenggorokan, hidung berair, dan pneunomia. Jika sudah parah bisa mengakibatkan rusaknya sejumlah organ dalam hingga mengakibatkan kematian.  ’’Apa yang harus kita siapkan adalah, kemungkinan anak-anak juga bisa menunjukkan gejala sakit parah (seperti yang dialami orang tua yang terinfeksi korona, Red),’’ ucap dia seperti dilansir dari CNBC Rabu (25/3).

Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan oleh jurnal ilmiah Pediatrics, dijelaskan bahwa, pada 2.143 anak yang terinfeksi korona yang dilaporkan oleh Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit Tiongkok antara 16 Januari hingga 8 Februari, diketahui bahwa, lebih dari 90 persen kasus tidak menujukkan gejala, menunjukkan gejala ringan atau menengah. Sedangkan, 6 persen di antaranya, mengalamin gejala yang parah. Sedangkan pada orang dewasa yang menunjukkan gejala parah adalah 18,5 persen.

Namun, Van Kerkhove juga menyatakan, bahwa orang-orang tua tetap merupakan kelompok usia yang paling rentan terkena korona, sekaligus menjadi korban meninggaln dunia. ’’Usia semakin meningkat, tingkat kematian (karena korona, Red) juga semakin meningkat,’’ jelasnya.

Data tersebut sejalan dengan pernyataan yang diungkapkan oleh profesor epidemiologi di Universitas Harvard, Marc Lipsitch. ’’Anak-anak (yang tertular korona, Red) cenderung menunjukkan gejala ringan atau sedang. Dan, kebanyakan di antaranya tidak dilaporkan kepada otoritas setempat,’’ papar dia. (*)   

Editor : Dinarsa Kurniawan



Close Ads