Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Agustus 2024 | 22.57 WIB

Rajin Makan Belut Ternyata Bisa Meningkatkan Fungsi Otak dan Menjaga Kerja Jantung

Selain Kaya Nutrisi dan Rasanya yang Gurih, Belut Memiliki Kelemahan, Ketahui Agar Tak Sebabkan Efek Buruk. (freepik/AndreyStar)

JawaPos.com - Sebagai sumber protein hewani, belut kerap dikonsumsi di berbagai negara, termasuk Indonesia, Jepang, dan negara-negara di Eropa. Sebagaimana diketahui, belut merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. 

Selain rasanya yang lezat, belut juga kaya akan nutrisi penting yang dapat menunjang kesehatan tubuh. Sebagaiman dilansir dari Halodoc, berikut kandungan nutrisi dan manfaat dari mengonsumsi belut.

Kandungan Nutrisi Belut

Menurut data dari United States Department of Agriculture (USDA), belut mengandung beragam nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Setiap 100 gram belut mengandung:

  • Kalori: 184 kcal
  • Protein: 18,4 gram
  • Lemak: 11,7 gram
  • Karbohidrat: 0 gram
  • Vitamin A: 1200 IU (24% dari kebutuhan harian)
  • Vitamin B12: 5 mcg (83% dari kebutuhan harian)
  • Vitamin D: 930 IU (233% dari kebutuhan harian)
  • Zat Besi: 2,7 mg (15% dari kebutuhan harian)
  • Kalsium: 20 mg (2% dari kebutuhan harian)
  • Fosfor: 200 mg (20% dari kebutuhan harian)
  • Kalium: 120 mg (3% dari kebutuhan harian)

Belut juga mengandung omega-3 dan omega-6, dua jenis asam lemak esensial yang penting untuk kesehatan jantung dan otak. Dengan berbagai kandungan nutrisi yang ada, mengonsumsi belut memiliki banyak manfaat kesehatan yang tidak boleh dilewatkan. Berikut beberapa manfaat utama dari mengonsumsi belut:

1. Menjaga kesehatan jantung

Asam lemak omega-3 dalam belut dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Dari khasiat ini, beluti dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Selain itu, omega-3 juga dapat membantu mengatur tekanan darah dan mencegah peradangan pada pembuluh darah. 

2. Mendukung fungsi otak

Omega-3 yang terdapat dalam belut juga memiliki peran penting dalam mendukung fungsi otak. Asam lemak ini dapat meningkatkan kemampuan kognitif, memori, dan fungsi otak secara keseluruhan. Nah, manfaat tersebut bisa mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

3. Memperkuat imunitas

Belut juga kaya akan vitamin A dan D, dua vitamin yang penting untuk sistem kekebalan tubuh.  Vitamin A membantu melawan infeksi dengan mendukung fungsi sel darah putih, sementara vitamin D diperlukan untuk meningkatkan respons imun tubuh terhadap patogen.

4. Menjaga kesehatan tulang

Kandungan fosfor dan kalsium dalam belut berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi.  Fosfor bekerja sama dengan kalsium untuk menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis, terutama pada orang yang telah berusia lanjut.

5. Meningkatkan energi

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore