
Ilustrasi suplemen astaxanthin./freepik/sosiukin
JawaPos.com - Astaxanthin adalah zat alami yang ditemukan di beberapa tumbuhan dan hewan. Biasanya, ganggang merupakan sumber alami dari astaxanthin.
Beberapa makanan laut juga mengandung astaxanthin, dimana zat ini yang memberi warna merah pada salmon dan lobster, serta warna merah muda pada bulu flamingo.
Astaxanthin memiliki sejumlah manfaat yang potensial. Sebagai antioksidan, zat ini dapat membantu melawan tanda-tanda penuaan dengan menangkal radikal bebas.
Selain itu, astaxanthin juga diketahui dapat melindungi jantung dengan mencegah penumpukan plak di arteri dan meredakan kerusakan otot jantung akibat kekurangan oksigen, dimana hal ini terjadi pada individu yang mengalami serangan jantung.
Astaxanthin juga dapat membantu melindungi mata dari penyakit seperti katarak dan degenerasi makula terkait usia.
Selain itu, dengan kemampuannya mengurangi peradangan dalam tubuh, astaxanthin juga bermanfaat untuk penyakit kronis seperti arthritis rematoid hingga dapat membantu melawan beberapa jenis kanker.
Astaxanthin, meskipun memiliki berbagai manfaat yang baik bagi tubuh, namun, tidak selalu cocok untuk semua orang.
Dengan begitu, penting untuk memahami bahwa ada beberapa kelompok orang yang sebaiknya menghindari konsumsi astaxanthin karena dapat menyebabkan dampak yang tidak diinginkan.
Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen astaxanthin, penting untuk mengetahui apakah Anda termasuk dalam kategori yang sebaiknya menghindari astaxanthin ataukah tidak.
Dengan memahami siapa saja yang sebaiknya menghindari astaxanthin, Anda dapat mengambil keputusan yang lebih baik terkait konsumsi suplemen ini untuk kesehatan Anda.
Dilansir dari WebMD pada Kamis (14/3), hindari mengonsumsi astaxanthin jika Anda alergi atau sensitif terhadapnya. Hindari juga astaxanthin jika Anda alergi atau sensitif terhadap:
● Karotenoid serupa
● Sumber astaxanthin, seperti alga yang memproduksinya
Wanita yang sedang hamil juga harus menghindari konsumsi astaxanthin. Astaxanthin dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh Anda.
Dengan begitu, berhati-hatilah saat mengonaumsinya dan tidak disarankan untuk dikonsumsi jika Anda:
● Memiliki masalah autoimun
● Sedang mengonsumsi obat untuk menekan sistem kekebalan tubuh Anda
Selain itu, berhati-hatilah juga menggunakan astaxanthin jika Anda memiliki:

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
