alexametrics

Bed di RS Dikonversi jika Rasio Pasien Covid-19 60 Persen Kapasitas

24 Desember 2021, 23:19:49 WIB

JawaPos.com – Pemerintah mendorong rumah sakit di seluruh Indonesia bersiap menyambut libur Natal dan Tahun Baru untuk mewaspadai lonjakan kasus Covid-19 apalagi di tengah lonjakan Omicron. Hal ini ditujukan agar ketika pasien Covid-19 membutuhkan layanan medis, maka kapasitas rumah sakit akan mencukupi menampung pasien.

Konversi akan dilakukan jika rasio pasien Covid-19 melebihi 60 persen dari kapasitas rumah sakit. Sehingga tak ada pasien yang tak mendapatkan pelayanan rumah sakit.

“Pemerintah mendorong rumah sakit di seluruh Indonesia untuk melakukan penyiapan langkah kontingensi. Yaitu melakukan konversi tempat tidur untuk layanan Covid-19 jika kapasitas keterisiannya sudah melebihi 60 persen kapasitas,” kata Juru Bicara Pemerintah intuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito secara virtual yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, baru-baru ini.

Menurut data per tanggal 19 Desember 2021, diketahui bahwa angka keterpakaian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 secara nasional yaitu 2,73 persen. Baik tempat tidur untuk isolasi maupun ICU. Bahkan angka keterisian per provinsinya tidak lebih dari 30 persen.

Sehingga dapat disimpulkan, kondisi pelayanan di rumah Sakit masih terkendali dan tidak terjadi peningkatan perawatan akibat lonjakan kasus. Terkait kasus Omicron yang ditemukan di Indonesia, sampai saat ini terdeteksi 8 kasus positif.

Temuan ini hasil skrining di pintu kedatangan dan segera diisolasi dan ditangani oleh tenaga kesehatan profesional. Jika didapati hasil negatif setelah masa karantina maka penyintas tidak lagi mampu menularkan virus tersebut ke orang lain.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Marieska Harya Virdhani, ARM

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads