alexametrics

71 Persen Bumil Masih Konsumsi SKM, Sosialisasi Dianggap Masih Minim

24 Januari 2022, 20:21:39 WIB

JawaPos.com – Susu Kental Manis atau SKM bukanlah penunjang sumber gizi seperti minuman susu. Sebab, SKM lebih banyak mengandung gula. Sehingga, pandangan SKM adalah susu justru bisa mendatangkan masalah kesehatan seperti diabetes jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Sayangnya, ternyata masih ada masyarakat yang belum menyadari kalau SKM bukanlah susu. Bahkan, dalam penelitian yang dilakukan Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI), SKM juga banyak dikonsumsi oleh ibu hamil. Hasilnya pun cukup tinggi yakni 71 persen ibu mengosumsi SKM sebagai asupan gizi selama hamil.

Melihat hal tersebut, Yuli Supriati Ketua Bidang Advokasi Kesehatan YAICI, mengatakan, edukasi tentang gizi dan dampak SKM masih perlu dilakukan secara masif. Semua pihak bahkan harus bisa terlibat agar informasi yang salah tentang SKM tak lagi ditelan mentah-mentah oleh masyarakat.

Bahkan, tak hanya ibu hamil, SKM pun masih diberikan pada anak-anak sebagai minuman susu. “Masih banyak ibu-ibu yang memberikan kental manis kepada anaknya, padahal kental manis gizinya sedikit dan lebih banyak gulanya,” papar Yuli baru-baru ini.

Untuk itu, edukasi SKM harus perlu dilakukan. Bahkan, harus mulai mengedukasi pada masyarakat bahwa SKM hanya bisa dimanfaatkan susu sebagai topping atau penambah rasa dalam makanan.Baru-baru ini, YAICI bekerja sama dengan PP Aisyiyah mengedukasi warga Bantargebang yang tinggal di sekitar rumah gizi.

Di luar konsumsi SKM, Praktisi dan Konsultan Gizi, Herawati, mengakui, memang banyak makanan sehat yang belum diterapkan oleh masyarakat Indonesia. Sebab, masyarakat lebih senang terhadap makanan-makanan yang instan aliasn mudah tanpa ribet mengolahnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads