alexametrics

Manusia Silver Pakai Cat Sablon Campur Minyak Tanah, Ini Efek Buruknya

23 Juli 2022, 17:00:30 WIB

JawaPos.com – Manusia silver di jalan raya mewarnai tubuhnya dengan cat berwarna silver atau perak. Mereka terlihat nyentrik dengan warna metal berjalan di pinggir jalan. Dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) rupanya tak sedikit dari mereka yang mengajak anak-anak ikut serta bahkan untuk tujuan mengemis di jalan. Saat mewarnai tubuh dengan cat seperti itu, apalagi pada kulit anak, ternyata ada dampak jangka pendek dan jangka panjang yang bisa dialami.

Di dunia akting dan seni, laporan dari How Stuff Works mencontohkan cat tubuh pada kisah Buddy Ebsen, Manusia Timah pertama dalam film ‘The Wizard of Oz’. Artis produksi menggunakan riasan badut putih yang mereka tutupi dengan debu aluminium untuk mendapatkan tampilan timah untuk perannya.

Kata kuncinya adalah, yang terpenting saat menggunakan cat pada tubuh yakni memang harus memilih cat yang khusus untuk tubuh sehingga aman bagi kulit. Menggunakan cat yang dirancang khusus untuk penggunaan tubuh secara dramatis mengurangi risiko kesehatan. Akan tetapi, jika seseorang mengalami alergi terhadap beberapa senyawa dalam cat, tetap dapat menimbulkan iritasi.

“Sebenarnya tergantung cat yang digunakan ya. Kalau pakai cat body painting sih aman ya karena memang diindikasikan untuk kulit,” tegas Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Jonathan R. Subekti, SpKK dari Klinik Bamed kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Namun sayangnya, sebagian anak atau manusia silver menggunakan cat yang bukan untuk tubuh. Mereka sebagian menggunakan cat sablon yang dicampur minyak tanah.

“Kalau pakai cat sablon yang dicampur minyak tanah dan lain-lain tentu berbahaya bagi kesehatan, bukan hanya kulit terapi juga organ lain seperti mata,” ungkap dr. Jonathan.

Ia melanjutkan belum lagi bahan pembersih yang digunakan untuk membersihkan cat tersebut. Jangka pendeknya, tentu bisa mengalami iritasi.

“Jangka pendek bisa iritasi, seperti gatal kemerahan hingga muncul lepuh pada kulit,” kata dia.

Apabila diulang terus menerus, kata dia, jangka panjang bisa terjadi kerusakan kulit yang permanen. Apalagi uap minyak tanah jika terhirup lebih bahaya lagi bisa menyebabkan kerusakan pada otak dan sistem saraf pusat.

“Jika terjadi dampak, (pertolongan pertama) segera dibersihkan dengan air mengalir,” tutupnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini: