alexametrics

Pakai Pixel 4, Ilmuwan Kembangkan Metode Penyembuhan Alzheimer

22 Juni 2022, 11:38:12 WIB

JawaPos.com – Lebih dari sekadar perangkat telekomunikasi, smartphone punya beragam fungsi yang membantu banyak penggunanya saat ini. Seperti asisten pribadi, ponsel pintar saat ini juga bisa melakukan tugasnya untuk mengingatkan penggunanya akan berbagai hal, termasuk urusan kesehatan.

Menggali potensi lebih yang mungkin ditemukan di smartphone, terbaru, sekelompok ilmuwan tengah mengembangkan teknologi penyembuhan penyakit lewat perangkat halo-halo ini. Misalnya, para peneliti di DigiHealth Lab di University of California, San Diego, menggunakan ponsel Google Pixel 4 untuk mempelajari penyakit Alzheimer.

Para peneliti mengatakan bahwa mata kita adalah salah satu indikator penting untuk mendeteksi penyakit Alzheimer, terutama pupil mata. Orang dengan gangguan kognitif ringan akan memiliki lebih banyak pelebaran pupil ketika mereka menyelesaikan tes kognitif.

Namun, mereka yang memiliki gangguan kognitif ringan akan memiliki lebih banyak pelebaran pupil. Gangguan kognitif dianggap sebagai tahap awal penyakit Alzheimer.

Dengan menggunakan prinsip ini, para peneliti menggunakan ponsel Pixel 4 racikan Google untuk melacak perubahan kecil pada ukuran pupil seseorang. Seperti sudah disinggung di atas, ini dilakukan untuk mengetahui apakah subjek mengalami gangguan kognitif ringan.

Kenapa Google Pixel 4? Dikutip dari Android Headlines, Rabu (22/6), hal ini karena Google Pixel 4 mendukung pengenalan wajah 3D dan kamera inframerahnya dapat melakukan pekerjaan tersebut.

Meskipun iPhone mendukung pengenalan wajah 3D dan banyak menggunakan kamera inframerah, ekosistem iOS dikenal tertutup dan menyulitkan para ilmuwan.

Ini berarti bahwa aplikasi pihak ketiga tidak dapat menggunakan kamera inframerah. Dengan demikian, Google Pixel 4 saat ini menjadi satu-satunya smartphone yang dapat digunakan untuk penelitian penyembuhan penyakit Alzheimer ini.

Pixel 4 adalah smartphone besutan tahun 2019 dan seperti perangkat Pixel lainnya, kameranya adalah yang terbaik. Karena alasan inilah para ilmuwan memutuskan untuk menggunakan perangkat ini untuk penelitian. Namun, tidak disebutkan apakah perangkat benar-benar mencapai hasil yang diharapkan atau tidak.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Rian Alfianto

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads