alexametrics

Kehilangan Penciuman Bisa Sebabkan Otak Pasien Covid-19 Menyusut

22 Juni 2021, 10:57:13 WIB

JawaPos.com–Pasien Covid-19 umumnya mengalami gejala kehilangan penciuman, salah satunya. Gejala itu disebut dengan istilah anosmia.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kehilangan penciuman akibat Covid-19 dapat menyebabkan perubahan struktur otak penderitanya. Efek pada otak itu bahkan dapat dialami oleh orang yang mengalami Covid-19 gejala ringan. Salah satunya karena kehilangan penciuman.

Praktisi Kesehatan dan Dokter Umum dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) serta lulusan Kobe University Adam Prabata menjelaskan, detail penelitian tersebut dalam kicauannya baru-baru ini. Penelitian tersebut dimuat dalam penelitian MedRxiv dari Inggris yang berjudul Brain Imaging Before and After Covid-19 in UK Biobank.

Dikonfirmasi JawaPos.com, Adam membenarkan penjelasan tersebut. Dia meminta semua orang untuk tak meremehkan pasien Covid-19 sekalipun gejalanya ringan.

”Tahu kan kalau pasien Covid-19 bisa anosmia? Area yang menyusut di otak tersebut ternyata berhubungan dengan sistem penciuman. Selain sistem penciuman, ternyata area yang menyusut tersebut juga berhubungan dengan sistem pengecapan,” kata Adam seperti dalam kicauannya.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads