
Ilustrasi. Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) rentan terserang penyakit lain karena virus mematikan itu menyerang kekebalan tubuhnya.
JawaPos.com - HIV masih menjadi momok menakutkan bagi sebagian orang. Kurangnya edukasi dan pemahaman tentang HIV membuat Orang Dengan HIV-AIDS (ODHA) seringkali mendapatkan perlakuan yang diskriminatif. Padahal tidak semua orang yang mengidap HIV akan berkembang menjadi AIDS.
Dalam hari AIDS sedunia diskusi Live Instagram bersama Siloam Hospitals Balikpapan mengajak masyarakat agar 'Jauhi Penyakitnya, Bukan Orangnya'. Dokter VICITY klinik atau dokter Voluntary Counseling Testing khusus untuk HIV-AIDS dari Siloam Hospitals Balikpapan dr. Liliana Handranatan mengatakan, HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Jika makin banyak sel CD4 yang hancur, daya tahan tubuh akan makin melemah sehingga rentan diserang berbagai penyakit.
Menurutnya, HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS. AIDS adalah stadium akhir dari infeksi HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.
"Jadi HIV itu adalah virusnya, sementara AIDS adalah kumpulan gejala yang disebabkan karena penurunan kekebalan tubuh," kata dr. Liliana baru-baru ini.
Cara Penularan HIV AIDS
Tahap paling lanjut dari infeksi HIV adalah Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS), yang dapat memakan waktu bertahun-tahun untuk berkembang jika tidak diobati, tergantung pada kondisi masing-masing individu. Namun, tidak semua orang yang mengidap HIV akan berkembang menjadi AIDS.
Secara garis besar ada empat cara virus ini ditularkan. Pertama melalui transfusi darah. Kedua lewat cairan sperma atau cairan pre ejakulasi. Ketiga lewat cairan vagina. Keempat melalui ASI.
"Jadi penularannya tidak semudah yang kita kira," tutur dr. Lili.
Ia menegaskam HIV tidak ditularkan melalui air liur tetapi lewat darah dan cairan sperma dan ASI. Jadi bukan dari kontak makan.
"Maka bagi pihak keluarga tidak perlu khawatir saat makan bersama dengan penderita AIDS," tegasnya.
Gejala HIV
Gejala dari HIV yang pertama kali muncul adalah, demam, sakit kepala, diare, dan sariawan. Biasanya untuk orang dengan HIV positif menjadi AIDS itu butuh waktu yang lama dengan durasi lebih dari 10 tahun.
"Kalau sudah muncul AIDS maka gejala-gejala dari turunnya sistem kekebalan tubuh seperti infeksi-infeksi oportunistik akan bisa masuk ke dalam tubuh, jadi bisa menyebabkan infeksi TBC, kemudian penurunan berat badan yang signifikan, lalu bisa menyebabkan infeksi jamur dan lain sebagainya," tutur dr. Lili.
Faktor Risiko
Faktor risiko merupakan hal yang harus diketahui masyarakat agar pencegahan dapat dilakukan secara optimal. Menurutnya faktor risiko tersebut didapat melalui penggunaan jarum suntik yang bergantian seperti yang biasa ditemukan pada pengguna narkoba suntik, hubungan seks yang tidak aman seperti yang biasa ditemukan pada kelompok-kelompok tertentu misalnya hubungan dengan sesama jenis. Atau ASI yang sudah terkena HIV AIDS.
"Penularan virus ini umum didapatkan dari ketiga faktor tersebut," ungkap dr. Liliana.
Tatalaksana pasien pengidap HIV-AIDS dapat melakukan konsultasi yang bersifat rahasia. Tes yang dilakukan biasanya melalui pengambilan dan pemeriksaan darah, dan disarankan untuk datang sendiri. Jadi untuk pasangan pun sifatnya rahasia.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
