alexametrics

Penelitian Ungkap Jam Tidur Terbaik, Hindarkan Serangan Jantung

21 November 2021, 21:59:14 WIB

JawaPos.com – Cukup tidur bisa meningkatkan kesehatan tubuh. Sebaliknya, kurang tidur akan berdampak buruk bagi kesehatan, salah satunya kesehatan jantung.

Penelitian dalam European Heart Journal-Digital Health mengungkapkan hubungan antara tidur dan jantung yang sehat. Studi itu menunjukkan bahkan mungkin ada waktu yang optimal, antara kesehatan tubuh dan jam tidur.

“Jadi, siapa pun yang kesulitan tidur harus mencari bantuan medis,” kata penelitian itu seperti dilansir dari Science Alert, Minggu (21/11).

Menurut peneliti, tertidur antara pukul 10-11 malam tampaknya merupakan titik yang tepat untuk sistem kardiovaskular yang sehat. Namun terlalu cepat tidur pun tak sehat bagi jantung.

“Tubuh memiliki jam internal 24 jam, yang disebut ritme sirkadian, yang membantu mengatur fungsi fisik dan mental,” kata psikolog University of Exeter, David Plans.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu tidur lebih awal atau lebih lambat lebih mungkin mengganggu jam tubuh, dengan konsekuensi buruk bagi kesehatan jantung. Menganalisis data akselerometer yang dikenakan di pergelangan tangan dari 88 .026 peserta dalam studi Biobank Inggris, tim peneliti mampu membandingkan waktu tidur selama periode tujuh hari dengan hasil kesehatan selanjutnya. Tim ini dipimpin oleh penulis pertama Shahram Nikbakhtian dari perusahaan perawatan kesehatan digital Huma Therapeutics AI.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Marieska Harya Virdhani




Close Ads