JawaPos Radar

Tampil Lebih Cantik dengan Tanam Benang

20/10/2016, 12:27 WIB | Editor: admin
Tampil Lebih Cantik dengan Tanam Benang
PERAWATAN: Dokter Ariek Desnantika SpBP-RE memeriksa pasien di RSUD Sidoarjo. (Ghofuur Eka/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Cantik menawan tentu menjadi dambaan para kaum hawa. Karena itu, banyak perempuan yang mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan bentuk tubuh atau wajah sesuai idaman.

Mulai memancungkan hidung, membuang kantong mata, hingga mengubah bentuk wajah bulat menjadi lebih tirus dan berdagu lancip.

Menurut dokter spesialis bedah plastik dan rekonstruksi RSUD Sidoarjo dr Ariek Desnantika SpBP-RE, pesona kecantikan perempuan Korea belakangan memang telah membius banyak perempuan.

Tidak terkecuali di Kota Delta. Meski jumlahnya tidak banyak, mereka mulai melirik untuk mengeksplorasi wajah agar tampak lebih cantik.

”Para pasien usia di atas 30 tahun yang memang ingin mengubah bentuk wajahnya menjadi lebih tirus,” katanya.

Tindakan untuk mengubah wajah menjadi lebih tirus dan berdagu lancip lebih dikenal dengan istilah V-shape. Untuk mendapatkan wajah V-shape, dapat ditempuh dua tindakan.

Yakni, operasi dan non-operasi. Biasanya, tindakan non-operasi disiasati dengan penggunaan make-up yang tepat.

Salah satunya menggunakan shading atau teknik membuat bayangan gelap untuk menutupi kekurangan pada bentuk wajah.

”Bisa menggunakan teknik countering dan highlight untuk menutupi kekurangan dan menonjolkan bagian wajah,” ungkap dr Ariek.

Meski bisa disiasati dengan make-up, lanjut dia, banyak perempuan yang memilih tindakan operasi untuk bisa membuat bentuk wajah V-shape bertahan lama.

Misalnya, tindakan thread lift atau tanam benang. Yakni, perawatan penarikan wajah dengan cepat tanpa rasa sakit dan aman.

”Banyak pasien yang ingin wajahnya tirus, tetapi takut operasi. Mereka akhirnya memilih tanam benang,” ujar dia. Ariek menyebutkan, tanam benang memiliki dua jenis.

Yakni, tindakan soft dengan menggunakan benang kecil dan tindakan hard dengan benang panjang. Bentuk benangnya bergerigi dan dapat diserap kulit.

Cara kerjanya, benang yang ditanam ke dalam wajah dapat menarik jaringan sekitar kulit. Dengan begitu, bagian wajah yang kendur bisa terangkat dan lebih kencang.

Selain itu, dapat membentuk kolagen sehingga mencerahkan kulit.  ”Kebanyakan perempuan ingin tanam benang karena hasilnya dapat langsung terlihat,” jelasnya.

Tindakan tanam benang untuk menghasilkan wajah V-shape memang instan. Namun, tetap ada risikonya. Salah satunya adalah bengkak dan lebam pada wajah.

Selain itu, terlihat kontur tarikan benangnya. Jika tanam benam dilakukan bukan oleh ahlinya, bisa juga berisiko terkena saraf wajah.

”Kalau bengkak atau lebam, biasanya dalam waktu 1–2 hari sudah hilang,” katanya. Ariek mengaku, banyak pasien yang memilih tanam benang karena setelah tindakan bisa langsung beraktivitas.

Berbeda dengan tindakan operasi berat (potong rahang dan tulang pipi), pasien mengalami keterbatasan aktivitas dan susah makan.

”Tindakan tanam benang pun bisa dilakukan lebih cepat, kurang lebih dua jam,” ujar dia. Menurut dia, pasien yang meminta tanam benang rata-rata berusia di atas 40 tahun.

Mereka ingin mengencangkan kulit wajah yang mulai kendur. Namun, tanam benang sendiri bisa dijalani oleh usia 20-an.

Yang terpenting, pasien harus sehat. ”Biasanya, tanam benang bisa bertahan lima tahun,” jelasnya. (ayu/c6/hud/sep/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up