
Ilustrasi kanker paru yang mengancam kematian. (Boldsky)
JawaPos.com - Kanker paru adalah salah satu jenis kanker yang paling berbahaya karena sel kanker membelah tanpa terkendali. Kondisi itu menyebabkan beberapa tumor di paru-paru yang dapat membahayakan kemampuan seseorang untuk bernapas.
Dilansir dari Boldsky, Minggu (10/11), terpapar bahan-bahan penyebab kanker seperti karsinogen yang paling umum ditemukan dalam rokok, merusak lapisan dalam paru-paru. Sel-sel menjadi lemah karena paparan yang konstan. Ini menyebabkan sel-sel berubah menjadi kanker, sehingga menimbulkan tumor.
Tahapan Kanker Paru
Kanker paru-paru dibagi menjadi beberapa tahap berdasarkan seberapa jauh sel-sel kanker menyebar. Ini adalah berbagai tahap kanker paru-paru.
Stadium 0
Ini adalah saat pemeriksaan menemukan sel aktivitas sel abnormal yang terletak di lapisan atas saluran udara.
Stadium I
Pembelahan sel yang abnormal menghasilkan tumor, yang berada di bawah 5 cm dan belum menyebar ke area lain dari paru-paru.
Stadium II
Meskipun tumor kurang dari 5 cm, itu menyebar ke kelenjar getah bening atau jika kurang dari 7 cm tetapi belum menyebar ke kelenjar getah bening.
Stadium III
Kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening dan bagian lain paru-paru.
Stadiun IV
Jika kanker itu sudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kerongkongan atau otak.
Sementara itu, Internis, Konsultan Hematologi, dan Onkologi RS Kanker Dharmais Jakarta dr. Ronald A. Hukom menjelaskan, pengobatan kanker paru harus disesuaikan dengan stadiumnya.
Stadium I
Pengobatan stadium I adalah dengan operasi, kadang dipertimbangkan juga diikuti dengan kemoterapi.
Stadium II
Pengobatan stadium II adalah dengan operasi, atau bisa juga dengan radiasi, dan biasanya diikuti dengan kemoterapi.
Stadium III dan IV
Pengobatan stadium III dan IV biasanya adalah dengan kombinasi radiasi, kemoterapi, terapi target, dan / atau operasi. Biasanya keputusan terbaik harus dilakukan melalui diskusi bersama oleh kelompok dokter multidisiplin (dokter radioterapi, onkologi medik, dan bedah thorax). Saat ini mulai banyak digunakan juga imunoterapi.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
