JawaPos Radar

Seputar Rhesus Negatif yang Perlu Diketahui

19/12/2015, 04:03 WIB | Editor: arwan
Seputar Rhesus Negatif yang Perlu Diketahui
Mengenal Rhesus Negatif (JawaPos.com)
Share this

APA itu rhesus? Rhesus merupakan sistem penggolongan darah setelah penggolongan A, B, AB, dan O yang sudah umum diketahui.

Sistem rhesus terdiri atas antigen D, C, c, E, dan e. Namun, yang dikenal hanya rhesus positif dan negatif.

Dikatakan rhesus positif bila terdapat antigen D pada permukaan sel darah merah.

''Rhesus negatif bila tidak ada antigen D pada permukaan sel darah merah,'' jelas dr Ni Ken Ritchie MBiomed, wakil kepala UDD PMI DKI Jakarta.

Mayoritas frekuensi di Indonesia adalah rhesus positif. Populasi rhesus negatif tidak sampai 1 persen.

Bagaimana mengetahui rhesus seseorang? Bisa dilakukan dengan menggunakan reagen antisera anti-D.

Untuk menentukan rhesus negatif, perlu pemeriksaan cermat yang harus benar-benar dilakukan di laboratorium melalui serangkaian tes.

''Bahkan, sedang dikembangkan uji dengan menggunakan DNA,'' ujar dr Ni Ken.

Berdasar hasil pengujian lab, bisa didapatkan konfirmasi hasil yang spesifik. Bisa jadi bukan murni rhesus negatif, melainkan weak D, rhesus D varian (DVI), atau DEL. Pada kondisi tersebut, perlakuannya berbeda.

''Sebagai pasien, dianggap sebagai rhesus negatif. Bila sebagai donor, dianggap rhesus positif,'' papar dr Ni Ken.

Hal itu penting saat transfusi darah. Sebab, transfusi dengan golongan darah yang tidak sama akan memicu pembentukan zat antibodi terhadap golongan tersebut. Jadi, pasien rhesus negatif tidak boleh ditransfusi dengan darah rhesus positif.

Dokter Ni Ken juga menjelaskan penurunan gen terhadap anak. Rhesus negatif merupakan gen resesif. Saat rhesus positif menikah dengan rhesus negatif, semua anaknya lahir dengan rhesus positif, tetapi membawa gen resesif yang bisa muncul menjadi rhesus negatif.

Orang tua yang keduanya mempunyai rhesus positif bisa saja melahirkan anak-anak dengan rhesus negatif.

''Rhesus negatif bukan kelainan darah dan penyakit, melainkan hanya salah satu varian golongan darah,'' kata Lici Murniati, ketua komunitas Rhesus Negatif Indonesia (RNI).

RNI aktif menyampaikan informasi dan kesadaran seputar rhesus lewat www.rhesusnegatif.com, akun Twitter @rhesusnegatifID, serta Facebook page Blood Group Rhesus Negatif. (nor/c14/jan)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up