alexametrics

Kanada Uji Klinis Pertama Calon Vaksin Korona

19 Mei 2020, 22:47:02 WIB

 JawaPos.com – Uji klinis pertama Kanada untuk kandidat vaksin penyakit korona virus baru (Covid-19) telah resmi disetujui, demikian diungkapkan oleh Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau pada Sabtu (16/5).

Dalam konferensi persnya di Ottawa, Trudeau mengatakan bahwa Pusat Vaksinologi Kanada di Universitas Dalhousie telah mengantongi lampu hijau dari Kementerian Kesehatan Kanada (Health Canada) untuk memulai uji klinis kandidat vaksin tersebut. “Jika uji vaksin ini berjalan sukses, kita dapat memproduksi dan mendistribusikannya di dalam negeri,” kata Trudeau seperti dilansir Antara dari Reuters. “Penelitian dan pengembangan membutuhkan waktu, dan harus dilakukan dengan benar, namun hal ini merupakan berita yang menggembirakan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Trudeau mengungkapkan bahwa Dewan Penelitian Nasional Kanada akan bekerja sama dengan sejumlah produsen vaksin potensial sehingga vaksin tersebut dapat diproduksi di dalam negeri jika pengujian berjalan sukses.

Hingga Sabtu siang waktu setempat, sedikitnya ada 75.770 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Kanada, dengan 5.677 kematian. Kementerian Kesehatan Kanada dilaporkan telah menyetujui 33 uji klinis untuk perawatan atau pengobatan suportif Covid-19 hingga saat ini.

Pada 12 Mei lalu, Dewan Penelitian Nasional Kanada mengumumkan kolaborasi dengan CanSino Biologics Inc. (CanSinoBIO) dalam memajukan bioproses dan pengembangan klinis satu kandidat vaksin Covid-19 di negara tersebut.

Diberi nama Ad5-nCOV, kandidat vaksin itu telah mendapat persetujuan regulator Tiongkok awal tahun ini, yang memungkinkan CanSino Biologics untuk melakukan uji klinis pada manusia di Tiongkok.

Ad5-nCOV menjadi satu dari segelintir kandidat vaksin Covid-19 di dunia yang sejauh ini disetujui untuk menjalani uji keamanan awal pada manusia, dan menjadi kandidat vaksin pertama yang mulai memasuki Tahap II uji klinis pada manusia.

Dengan menyatukan teknologi dan keahlian masing-masing untuk memerangi Covid-19, CanSino Biologics dan Dewan Penelitian Nasional Kanada bermaksud untuk membuka jalan bagi pengujian klinis di negara tersebut untuk masa mendatang, melalui kolaborasi dengan Jaringan Penelitian Imunisasi Kanada di Pusat Vaksinologi Kanada. Vaksin itu harus mendapatkan persetujuan dari Kementerian Kesehatan Kanada, di mana CanSinoBIO tengah mengajukan Aplikasi Pengujian Klinis.

Memanfaatkan teknologi dari Tiongkok dan Kanada, Ad5-nCoV dikembangkan bersama oleh Institut Bioteknologi Beijing (Beijing Institute of Biotechnology/BIB)) dan CanSino Biologics Inc. menggunakan vektor adenovirus tipe 5 cacat yang direplikasi melalui rekayasa genetik untuk mengekspresikan protein lonjakan (spike protein) SARS-CoV-2, yang dikembangkan menggunakan sel-sel hidup hasil rancangan dan pengembangan Dewan Penelitian Nasional Kanada. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Antara



Close Ads