alexametrics

Menkes Bakal Wajibkan Vaksin HPV, Cegah Kanker Serviks Sejak Dini

19 April 2022, 12:53:41 WIB

JawaPos.comKanker serviks menjadi salah satu penyakit paling menghantui yang menyerang perempuan selain kanker payudara. Untungnya, kanker serviks bisa dicegah sejak masih usia anak sekolah dasar dengan cara vaksin HPV atau Human Papilloma Virus. Karena bisa dicegah, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong program vaksinasi HPV menjadi program wajib bagi anak.

Dalam webinar Pertemuan Diaspora Kesehatan Indonesia Kawasan Amerika dan Eropa, Menkes Budi menegaskan belajar dari pengalaman Covid-19, pihaknya menargetkan sistem pelayanan kesehatan harus diperbaiki. Caranya dengan memperkuat layanan laboratorium, primary care, skrining, testing, dan deteksi dini serta vaksinasi.

“Salah satu programnya, misalnya kami akan naikan imunisasi wajib atau dasar untuk anak dari 11 antigen, jadi 14 antigen. Kami akan tambah vaksin HPV, PCV, dan Rotavirus menjadi wajib,” kata Menkes Budi baru-baru ini.

Ia mengakui kematian perempuan akibat umumnya karena menderita kanker serviks dan kanker payudara. Sebelum jatuh sakit, kata dia, lebih baik mencegahnya.

“Kanker serviks ada vaksinnya. Daripada kita urusnya di RS yang mahal dan menderita buat rakyatnya, ya kita urusnya di preventif aja. Jauh lebih murah daripada di RS, harus kemoterapi. Jauh lebih nyaman juga daripada masuk RS. Dari dulu kita lebih banyak fokusnya di kuratif. Saya suka bilang, ini saya ubah sajalah Menteri Kesakitan bukan Menteri Kesehatan, karena banyak urusin orang sakit. Kami ingin urusin orang sehat,” ungkapnya.

Selain HPV, Menkes Budi mengatakan vaksin PCV dan Rotavirus penting untuk mencegah infeksi stunting masalah besar di anak-anak kita. Infeksi terbesar terjadi pada diare dan pneumonia.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads