alexametrics

Survei: Keraguan Menurun, 80,8 Persen Responden Mau Divaksin Covid-19

18 Mei 2021, 09:31:19 WIB

JawaPos.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan, berdasarkan hasil survei tingkat kedisiplinan penerapan protokol kesehatan dan tingkat kesediaan masyarakat dalam mengikuti program vaksinasi Covid-19, sebanyak 80,8 persen bersedia menerima vaksin Covid-19. Survei ini digelar oleh University of Maryland dengan kemitraan bersama Facebook, pada 10 Januari hingga 31 Maret 2021.

”Data yang akurat sangat penting dalam upaya penanggulangan Covid-19 dan formulasi kebijakan yang tepat untuk vaksin Covid-19. Karenanya kami sangat senang melihat laporan yang positif dari Covid-19 Symptom Survey yang menyatakan bahwa keraguan masyarakat untuk mendapatkan vaksin telah menurun dari 28,6 persen menjadi 19,2 persen selama periode Januari-Maret 2021 ini,” kata Sekretaris Jenderal, Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dalam keterangannya, Minggu (16/5).

“Hal ini menunjukkan bahwa program kami untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin ini berjalan dengan baik dan semakin tinggi pula motivasi masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai penularan Covid-19,” sambungnya.

Oscar menuturkan, Covid-19 Symptom Survey ini dijalankan oleh Program Gabungan Metodologi Survei University of Maryland dengan kemitraan bersama Facebook. Pengumpulan data survei dilakukan oleh University of Maryland dengan mengedepankan dan menjaga privasi semua responden.

Selain responden dari Indonesia, orang-orang dari 200 negara dan negara bagian juga turut berpartisipasi dalam survei yang dilakukan diluar platform Facebook ini. Dia menyebut, survei tersebut dilakukan dengan mengedepankan privasi koresponden dan merupakan salah satu survei yang dilakukan untuk membantu upaya penanggulangan Covid-19.

Laporan Survei Gejala Covid-19 untuk Indonesia ini menganalisis data dari 178.988 responden dalam periode 10 Januari 31 Maret 2021. Temuan dari survei ini memberikan rincian demografis dari keraguan vaksin Covid-19 yang dilaporkan sendiri, alasan keraguan, sumber informasi terpercaya, dan perilaku utama seperti pemakaian masker dan jarak sosial di negara ini.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan, ARM

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads