alexametrics

Ashraf Sinclair Meninggal, Usia Muda Wajib Skrinning Jantung

18 Februari 2020, 09:14:59 WIB

JawaPos.com – Usia produktif semakin banyak terkena serangan jantung. Contohnya kasus meninggalnya aktor Ashraf Sinclair pada usia 40 tahun. Untuk mencegah kasus serupa, anak muda menjelang usia 40 tahun harus mulai melakukan Medical Check Up (MCU) pada jantungnya.

Direktur Utama RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Iwan Dakota menjelaskan semakin bergesernya tren serangan jantung pada usia produktif, membuat MCU semakin wajib dilakukan pada menjelang usia 40 tahun. Sehingga dokter dan pasien bisa mengetahui apakah ada penyumbatan pada pembuluh darah atau jantung.

“Usia 40 tahun saat ini sudah harus wajib MCU. Apalagi jika punya faktor risiko,” tegasnya kepada JawaPos.com, Selasa (18/2).

Dia menyebutkan faktor risiko seperti merokok, hipertensi, kolesterol, dan diabetes hingga genetik. Jika sudah diketahui faktor risikonya, tentu harus melakukan pemeriksaan. Jika pun tanpa faktor risiko, usia 40 tetap wajib melakukan MCU sebab penyakit jantung koroner (PJK) sering tanpa gejala dan disebut silent killer atau pembunuh diam-diam.

“Harus lalukan MCU minimal Treadmill Tes. Atau skrining jantung. Tanpa gejala pun harus cek usia 40,” ungkap dr. Iwan.

Bahkan dr. Iwan mengungkapkan saat ini usia 30 tahun ke atas sudah mulai sadar melakukan MCU pada jantungnya. Jika memang diketahui ada tanda-tanda yang mengarah pada penyempitan pembuluh darah, kemungkinan serangan bisa dicegah dan diwaspadai.

“Kalau memang setelah skrinning dan treadmill positif, maka tinggal lakukan CT Scan atau pemasangan kateter. Kami lakukan pemberian obat-obatan secara agresif,” jelasnya.

“Langsung bisa kita pasang cincin pada jantungnya jika memang ditemukan masalah. Itulah sebabnya MCU sejak dini itu penting,” katanya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads