alexametrics

Anak Obesitas dengan Leher Berwarna Hitam Rentan Kena Diabetes

17 November 2019, 19:04:54 WIB

JawaPos.com – Para orang tua keliru jika senang dan menganggap anaknya lucu karena bertubuh gemuk. Sejumlah orang tua masih menganggap gemuk adalah suatu imej kemakmuran dan kebahagiaan. Padahal anak bertubuh gemuk, memicu mereka semakin obesitas dan rentan terkena penyakit.

Buktinya, para dokter kini mulai menemukan pasien anak obesitas usia 11-12 tahun sudah terkena diabetes tipe 2. Umumnya anak-anak yang gemuk itu terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis serta junk food.

“Perlu diperhatikan juga ya, dulu mungkin sedikit anak-anak terkena diabetes. Tapi kini dengan kerja sama bersama asosiasi dokter anak IDAI ternyata diabetes tipe 2 kini sudah mulai banyak diderita anak-anak. Itu karena gaya hidup. Bergeser ke usia 10-12 tahun,” kata Koordinator Dalam Negeri PB PERKENI (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia) Prof. Dr. dr. Pradana Soewondo, Sp.PD, KEMD kepada JawaPos.com baru-baru ini.

ILUSTRASI. Leher hitam pada anak mesti diwaspadai sebagai tanda diabetes. (pediatricanswers)

Hal senada diungkapkan Ketua Umum Persadia (Persatuan Diabetes Indonesia) Prof. Dr. Agung Pranoto, MKes, Sp.PD, KEMD meminta para orang tua memeriksakan gula darah pada anak yang bertubuh gemuk. Terutama apalagi jika leher mereka berwarna hitam seperti orang yang jarang mandi.

“Coba lihat leher anak obesitas atau gemuk. Itu lehernya hitam seperti daki enggak pernah mandi. Itu pasti gula darahnya tinggi. Khawatir itu kena diabetes tipe 2” tegas Prof Agung.

Leher dengan warna hitam tersebut disebut hiperpigmentasi di mana menjadi gejala khas anak obesitas. Orang tua wajib mengajak anak tersebut untuk memeriksa kadar gula darah.

“Ada anak yang begitu ‘tangkap’ saja itu. Bawa ke dokter. Cek screening gula darahnya. Dan screening berkala,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan pasien diabetes tipe 1 Anita Permatasari. Dia memiliki 2 anak yang juga mengalami pre diabetes. Maka Anita sudah mengetahui gejala dan tanda di saat gula darah anaknya sedang tinggi.

“Pokoknya siapapun yang punya riwayat diabetes di dalam keluarganya harus cek dan harus jeli. Saya sudah tahu, anak-anak saya berisiko. Dan jika dalam 1 jam dia sudah 3 kali ke kamar mandi untuk pipis, berarti gula darahnya lagi tinggi nih. Maka saya panggil dulu untuk cek gula darah. Dan jajan juga tidak boleh, makanan yang dihidangkan harus no sugar,” tegasnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads