Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 November 2016 | 22.34 WIB

Tubuh Kencang dengan Latihan Beban

SUPPORT: Ramdhani (kiri) membimbing Verika Shello pada sesi weight training. - Image

SUPPORT: Ramdhani (kiri) membimbing Verika Shello pada sesi weight training.

JawaPos.com Weight training atau latihan angkat beban masih dianggap sebagai menu latihan yang tidak wajib bagi kaum hawa.



Santoso, fitness trainer Bintang Sport, menyatakan bahwa perempuan kerap gamang melakukan latihan angkat beban. Sebab, latihan tersebut membuat badan menjadi kekar.



’’Padahal, sebetulnya tidak perlu khawatir. Pertambahan massa otot perempuan cukup lama, tidak secepat laki-laki,” tuturnya.



Lelaki yang sudah 20 tahun menjadi trainer itu melanjutkan, latihan angkat beban bisa berdampak positif pada perempuan. Di antaranya, menghilangkan tumpukan lemak yang bergelambir di area tangan.



’’Jadi, dampaknya bukan kekar. Justru, lemak bisa berkurang,’’ ujarnya. Atas saran Santoso, Verika Shello melakukan latihan angkat beban. Ditemani sahabatnya, Ramdhani, perempuan 20 tahun itu rutin berlatih.



Tujuan utamanya adalah membentuk otot pundak dan panggul. ’’Untuk pundak, pakai beban 4–6 kilogram. Kalau otot panggul, pakai beban 8 kilogram,’’ ungkap Shello.



Dia pun merasakan manfaat setelah tiga bulan berlatih. ’’Bagian tangan lebih padat. Tidak ada yang bergelambir,” lanjutnya.



Ramdhani pun memperoleh manfaat serupa. Demi mendapatkan bentuk tubuh yang berotot, setiap pekan dia melakukan weight training.



’’Sudah sepuluh bulan ini jadi lifestyle. Massa otot bertambah, berat badan pun turun,’’ ucapnya. ’’Ngerasa lebih fresh, semangat, dan percaya diri,’’ imbuhnya.



Santoso menambahkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum berlatih angkat beban. ’’Harus mengecek kondisi tubuh atau fitness appraisal,” ujarnya.



Jika memiliki riwayat penyakit jantung, beban yang diangkat harus bertahap. Cara menggunakan alat weight training pun mesti diperhatikan.



Hal itu bertujuan menghindari kemungkinan cedera. Intensitas latihan yang awalnya dua hingga tiga kali setiap pekan bisa dinaikkan empat kali sepekan.



’’Intinya, mengangkat beban yang sesuai dengan kemampuan otot,” ucapnya. (hay/c18/ai/sep/JPG)

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore