JawaPos Radar

5 Solusi Jitu Bantu Korban Gempa Hilangkan Trauma

16/12/2017, 19:10 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
Trauma healling
Trauma healling untuk anak korban gempa Aceh. (ARIFUL USMAN/RAKYAT ACEH/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Para korban bencana alam pasti mengalami trauma. Kepanikan yang dihadapi pada peristiwa alam seperti tsunami, gempa bumi, banjir, kebakaran hutan, dan lainnya, dipastikan tak akan mudah dilupakan. Apalagi jika sampai kehilangan anggota keluarga, dan kerabat serta harta benda.

Pakar Kesehatan dari Departemen Keperawatan Jiwa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Prof. Dr. Budi Anna Keliat, S.Kp., M.App.Sc., menjelaskan perlu ada beberapa kiat khusus untuk memulihkan trauma pascabencana.

1. Pendampingan
Menurutnya, korban gempa dan seluruh keluarganya perlu diberikan pendampingan agar mereka merasa ada yang menolong. Pertolongan bisa diberikan oleh pemerintah setempat atau komunitas dan lembaga sosial lainnya agar mereka merasa mendapat perlindungan.

2. Tempat Curhat
Jalan terbaik ketika menghadapi masalah adalah dengan berbagi cerita atau curhat. Korban gempa memerlukan pendamping sebagai penolong dan tempat curhat.

3. Tenaga Medis
Tentunya para korban gempa mengalami banyak hal yang membuat panik. Pemerintah harus menjamin akses bagi para korban agar mudah mendapatkan pelayanan kesehatan baik itu di tempat pengungsian atau sarana medis lainnya.

4. Bantuan
Dinas Sosial dan para relawan biasanya selalu berinisiatif bahu-membahu untuk menyalurkan bantuan atau kebutuhan sehari-hari. Dari mulai makanan siap saji hingga kebutuhan bayi.

5. Manajemen Stres
Tahap ini menjadi paling penting bagi para korban gempa. Tentu memerlukan pakar kesehatan untuk mengelola manajemen stres kepada korban. Dia mencontohkan latihan bisa diberikan dari mulai latihan napas dalam, dan latihan berpikir positif. Kemudian, distraksi atau pengalihan dengan kegiatan seperti bermain, dan mewarnai untuk anak-anak, olah raga, bernyanyi, menari untuk remaja, dan ibadah teratur untuk dewasa.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up