alexametrics

WHO: Kasus dan Kematian akibat COVID-19 pada Anak dan Remaja Rendah

16 September 2020, 22:25:58 WIB

JawaPos.com – Kurang dari 10 persen kasus dan kurang dari 0,2 persen kematian akibat Covid-19 yang dilaporkan di seluruh dunia terjadi pada orang di bawah usia 20 tahun, namun masih diperlukan lebih banyak penelitian terkait risiko penyakit parah dan kematian di kalangan anak-anak dan remaja, kata kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (15/9).

“Kita tahu bahwa virus ini dapat membunuh anak-anak, tetapi kasus infeksi pada anak-anak cenderung lebih ringan, dan hanya sedikit kasus parah serta kematian akibat Covid-19 yang tercatat di kalangan anak-anak dan remaja,” ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah konferensi pers, seperti dikutip Antara dari Xinhua.

Sementara itu, potensi dampak kesehatan jangka panjang terhadap anak-anak dan remaja yang terinfeksi masih belum diketahui.

Meskipun anak-anak sebagian besar telah terhindar dari banyak dampak kesehatan terparah akibat virus tersebut, Tedros memperingatkan bahwa anak-anak tetap mengalami penderitaan dengan wujud yang berbeda. Di banyak negara, misalnya, berbagai layanan nutrisi dan imunisasi penting telah terganggu, dan jutaan anak tidak bersekolah selama berbulan-bulan.

Sementara itu, karena sekolah telah dibuka kembali di banyak negara, kepala WHO mengimbau tidak hanya pemerintah dan keluarga tetapi juga semua orang di kalangan masyarakat untuk menjaga agar anak-anak tetap aman di sekolah dengan kombinasi langkah-langkah pencegahan yang tepat. Namun, di negara-negara yang belum membuka kembali sekolahnya, kelanjutan aktivitas pendidikan harus dijamin melalui pembelajaran jarak jauh, imbuhnya. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Antara




Close Ads