alexametrics

Covid-19 Bisa Sebabkan 2 Komplikasi Akut Pada Pasien Diabetes

16 September 2020, 11:29:12 WIB

JawaPos.com – Pasien diabetes menjadi salah satu kelompok rentan selama pandemi Covid-19. Penelitian terbaru menjelaskan mengapa pasien diabetes bisa mengalami kondisi parah jika terpapar Covid-19. Salah satunya bisa memicu terjadinya komplikasi.

Pasien diabetes diminta agar lebih memahami risiko Covid-19 dengan mengelola kondisi mereka secara lebih efisien. Pada Mei 2020, dipaparkan bukti dari para panel ahli internasional di bidang diabetes dan endokrinologi yang diterbitkan dalam rekomendasi praktis The Lancet Diabetes & Endokrinologi untuk manajemen diabetes selama pandemi.

Dalam laman The Lancet, Rabu (16/9), The Lancet Diabetes & Endocrinology kali ini, menerbitkan penelitian yang menilai risiko absolut dan relatif dari kematian terkait Covid-19 menurut jenis diabetes pada lebih dari 61 juta orang di Inggris. Memahami faktor risiko mana yang mungkin berperan dalam peningkatan keparahan Covid-19 pada pasien diabetes merupakan prioritas praktik klinis dan kesehatan masyarakat.

Para penulis mengkonfirmasi hubungan dari beberapa faktor risiko. Seperti usia, jenis kelamin, etnis, dan kekurangan sosial ekonomi, dengan kematian terkait Covid-19. Yang penting, penelitian ini juga menunjukkan bahwa risiko kematian terkait Covid-19 secara signifikan terjadi akibat komplikasi akut.

Apa saja komplikasinya? Yakni hiperglikemia pada orang dengan diabetes jenis apa pun dan juga ketoasidosis diabetikum, yakni komplikasi serius karena tingginya kadar keton dalam darah.

Sedangkan, Hiperglikemia  atau kondisi tingginya glukosa atau gula darah dalam plasma darah dapat merusak pertahanan tubuh dan kontrol glikemik yang buruk telah dikaitkan dengan infeksi. Hasil ini menekankan pentingnya mendukung diabetisi dalam manajemen diri yang efektif agar bisa mengelola gula darahnya.

Mekanisme yang mendasari hubungan ini masih belum jelas, tetapi kemungkinan melibatkan reseptor angiotensin converting enzyme 2 (ACE2) diserang oleh SARS-CoV-2 yang diekspresikan dalam organ metabolik utama. Seperti pankreas dan pada sel β pada khususnya. Tropisme SARS-CoV-2 untuk sel β berpotensi menyebabkan kerusakan sel dan gangguan sekresi insulin, memicu hiperglikemia dan ketoasidosis.

Memahami hubungan antara diabetes dan Covid-19 akan sangat penting untuk membantu melindungi dan mengelola penderita diabetes atau yang berisiko tinggi mengalami disfungsi metabolik. Karena angka diabetes dan penyakit tidak menular lainnya terus meningkat di seluruh dunia maka pencegahan harus menjadi prioritas.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani




Close Ads