alexametrics

Sulit Makan dan Bernapas, Anak dengan Bibir Sumbing Harus Operasi

16 Juni 2021, 11:28:54 WIB

JawaPos.com – Sebagian anak dilahirkan spesial dan istimewa. Salah satunya dalam kondisi bibir yang disebut dengan istilah bibir sumbing. Kondisi ini membuat anak bisa mengalami kondisi kesehatan yang tak nyaman serta mengurangi rasa percaya diri mereka. Maka dari itu penting untuk segera dilakukan penanganan yakni operasi bedah bibir sumbing.

Dalam webinar Smile Train Indonesia bersama PUSDOKKES POLRI dan Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI), 1.000 anak-anak Indonesia dengan bibir sumbing dioperasi. Dalam acara itu dipaparkan ada data yang menunjukkan bahwa setiap hari, ada 540 bayi di dunia yang terlahir dengan kondisi bibir sumbing dan/atau celah langit-langit. Bibir sumbing yaitu kondisi terdapatnya celah di antara rongga mulut dan rongga hidung akibat ketidaksempurnaan proses penyatuan bibir dan langit-langit pada masa perkembangan janin.

“Anak-anak dengan kondisi ini berpotensi mengalami komplikasi kesehatan, dan bahkan dapat membawa dampak negatif terhadap kehidupan sosial anak akibat stigma yang ada di masyarakat,” kata Kepala Pusat Kedokteran Dan Kesehatan POLRI (KAPUSDOKKES) Brigjen. Pol. Dr. dr. Rusdianto, M.M., M.Si., DFM dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kedokteran dan Kesehatan Polisi Republik Indonesia (DOKKES POLRI) Ke-75 baru-baru ini.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI) menjelaskan Mayjen TNI dr. Budiman, SpBP-RE, MARS, mengatakan anak-anak yang terlahir dengan kondisi bibir sumbing beresiko tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan. Misalnya seperti kesulitan makan, bernapas, mendengar, berbicara, serta beresiko tinggi mengalami malnutrisi.

“Jika kondisi ini tidak segera ditangani, akan berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan kesehatan anak dalam jangka panjang, sehingga juga membawa dampak besar terhadap kualitas dan kemajuan suatu negara,” katanya.

Country Manager Smile Train Indonesia Deasy Larasati mengatakan selama satu tahun terakhir operasi bibir sumbing sempat tertunda. Ia berharap dengan operasi, anak-anak di seluruh Indonesia bisa lebih percaya diri.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads