alexametrics

Khasiat Kurma Jadi Sumber Energi Instan setelah Berpuasa

Oleh: Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS
16 April 2022, 16:48:34 WIB

Buah kurma selalu hadir dalam menambah semaraknya suasana Ramadan. Biasanya dijadikan takjil atau makanan pembuka saat berbuka puasa. Khasiat daging dan biji buah kurma untuk menjaga kesehatan memang sudah dinyatakan secara tegas melalui bukti ilmiah oleh peneliti kelas dunia. Mengonsumsi buah kurma secara teratur saat berpuasa dapat dipastikan mampu membantu mencapai keadaan sehat jasmani dan rohani.

BUAH kurma menjadi makanan utama penduduk di negeri asalnya seperti di kawasan jazirah Arab, Afrika Utara, dan negara-negara lain di Timur Tengah. Berbagai jenis kurma yang tumbuh di kawasan tersebut punya kualitas berbeda, terutama kadar gula yang terkandung di dalamnya. Buah yang berasal dari kawasan di luar tempat tumbuh aslinya mungkin tidak dapat sepenuhnya meniru kualitas asli.

Kurma yang berkualitas baik memang relatif tidak murah di Indonesia. Saat ini produk makanan berbahan kurma tersedia dalam berbagai variasi seperti makanan kecil (snack), permen, hingga selai. Variasi ini memberikan daya tarik bagi generasi muda yang kurang menyukai buah kurma dalam bentuk aslinya.

Buah dari tanaman bernama ilmiah Phoenix dactylifera itu mengandung berbagai zat, termasuk gula, vitamin, dan mineral. Kandungan mineral, antara lain, kalsium, zat besi, dan selenium. Kandungan kaya serat itu bisa membantu menjaga kesehatan saluran cerna.

Sementara, kandungan gula yang tinggi menjadikan kurma dapat berfungsi sebagai sumber energi instan. Termasuk bagi pasien yang mengalami hipoglikemia atau kadar gula darah rendah. Gula tersebut mudah sekali dicerna dan langsung masuk ke aliran darah setelah dikonsumsi.

Selanjutnya, gula mengalami metabolisme untuk menghasilkan energi yang diperlukan bagi aktivitas berbagai sel. Peningkatan di tubuh manusia dapat terjadi dalam waktu 30 menit sesudah dikonsumsi. Energi yang dapat disediakan adalah 314 Kkal per 100 gram daging buah.

Karena itulah, kaum muslim menggunakan kurma sebagai takjil atau makanan pembuka segera setelah berbuka puasa. Ini penting untuk mengganti gula yang sudah digunakan sel tubuh saat seharian berpuasa. Begitu gula diserap, rasa lapar pun langsung terobati. Jadi, dapat dikatakan bahwa buah ini tidak perlu dikonsumsi secara berlebihan.

Khasiat Kurma Ajwa Jadi Obat Keracunan

Jenis buah kurma ini memang banyak, tetapi selalu ada yang disebut-sebut lebih unggul. Misalnya, ajwa. Kurma ajwa adalah jenis yang dianjurkan untuk dikonsumsi dalam agama Islam. Orang tetap ingin mendapatkannya sekalipun harganya tidak murah.

Anjuran ini pula yang menarik perhatian peneliti untuk mencari keistimewaan kurma ajwa. Salah satunya mengatasi keracunan akibat pemakaian obat diklofenak dosis tinggi (obat antiradang, penurun panas). Penelitian tersebut bertujuan mempelajari efek ekstrak air daging buah kurma ajwa dalam melindungi jaringan sel tubuh dari kerusakan akibat racun. Keracunan obat ini bisa mengakibatkan kerusakan di jaringan liver dan alveolus pada paru. Kerusakan berupa penyumbatan pembuluh darah kapiler, pendarahan, dan edema alveolus.

Editor : Dhimas Ginanjar

Saksikan video menarik berikut ini: