alexametrics

Demam dan Batuk Jadi Gejala Kena Flurona, Gabungan Flu dan Covid-19

16 Januari 2022, 13:11:05 WIB

JawaPos.com – Koinfeksi atau infeksi ganda rupanya dapat menyerang seseorang. Saat sakit, seseorang bisa terserang dua virus. Salah satunya yakni ketika seseorang terinfeksi dengan virus flu dan Covid-19 atau Flurona. Gejalanya, umumnya lebih berat.

Di Amerika Serikat, kasus Flurona sudah ditemukan sejak tahun 2020. Flurona bukanlah virus baru, juga bukan istilah medis atau diagnosis resmi.

“Kedua penyakit itu bisa menular secara bersamaan,” jelas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Smith Sonian Mag, Minggu (16/1).

“Cara paling efektif untuk mencegah rawat inap dan Covid-19 dan influenza yang parah adalah vaksinasi dengan kedua vaksin,” tegas WHO.

Laporan koinfeksi di AS telah terjadi sejak pandemi dimulai pada tahun 2020. Misalnya, seorang pria New York terlihat di rumah sakit karena demam dan batuk parah pada akhir Februari 2020. Setelah dilakukan swab, pria tersebut dinyatakan positif influenza, dan juga dilakukan swab untuk Covid-19. Pada awal Maret, dia mengetahui bahwa dia juga dinyatakan positif Covid-19 seperti laporan Roxanne Khamsi untuk Atlantik pada November 2021.

Pada akhir musim panas 2020, para ahli memperingatkan kemungkinan situasi twindemic atau di mana kasus Covid-19 dan flu dapat mengancam untuk membanjiri rumah sakit dengan pasien yang terinfeksi. Namun, peningkatan koinfeksi tidak terjadi selama musim flu 2020 hingga 2021, mungkin karena penggunaan masker dan jarak sosial.

Namun, baru-baru ini, para ahli mengantisipasi lebih banyak kasus koinfeksi karena varian Omicron terus melonjak dan menginfeksi jumlah orang selama puncak musim flu seperti laporan Nathan Place untuk Independen.

Kini, kasus Flurona mulai dilaporkan di berbagai belahan dunia.

Pada minggu pertama Januari 2022, Israel mengonfirmasi kasus Flurona pertamanya ketika seorang wanita hamil yang belum divaksinasi dengan gejala ringan dinyatakan positif flu musiman dan Covid-19, menurut laporan Times of Israel.

Semakin banyak kasus koinfeksi pada anak-anak juga dilaporkan di AS. Laporan New York Times, seorang remaja dari Los Angeles dinyatakan positif Covid-19 dan flu minggu lalu setelah kembali dari liburan keluarga di Meksiko. Rumah sakit di Florida Selatan dan di Houston, Texas, juga telah melaporkan kasus Flurona pada anak-anak dan remaja seperti laporan independen.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini: