alexametrics

Gejala Kanker Ginjal, Pasien Mengeluhkan Urin Mirip Air Cucian Daging

15 Desember 2019, 10:17:25 WIB

JawaPos.com – Ginjal bisa terkena kanker. Penyakit itu diderita penyanyi Vidi Aldiano yang baru saja menjalani operasi. Gejala awalnya, memang sulit dideteksi pada stadium awal. Pasien baru akan mengalami gejala itu jika sudah stadium lanjut.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Prof. Dr.dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menjelaskan, jenis kanker ginjal terbanyak adalah adenokarsinoma yang berkembang pada parenkim ginjal. Hal itu sering disebut sebagai kanker sel ginjal. Sama seperti pada kanker usus yang umumnya juga berasal dari adenokarsinoma.

“Sama seperti penyakit kanker yang lain awal penyakit kanker ginjal tidak jelas. Pasien dengan kanker ginjal bisa saja diawal datang dengan buang air kecil yang keruh atau seperti air cucian daging,” kata dr. Ari kepada JawaPos.com, Minggu (15/12).

Sekali lagi, tegasnya, buang air kecil keruh juga tidak selalu karena kanker ginjal. Pemeriksaan urin akan menemukan bahwa memang didapat sel darah merah atau eritrosit pada urin atau kencing orang tersebut.

“Akibat adanya darah pada buang air kecil pasien juga bisa mengalami pucat atau anemis. Pemeriksaan laboratorium bisa menemukan adanya hemoglobin yang turun dibawah nilai normal,” jelasnya.

Selain itu, pasien bisa juga merasakan sakit pada pinggang atau bahkan merasakan ada benjolan pada perut tengah kanan atau kiri. Pemeriksaan fisik dokter akan menduga bahwa telah terjadi pembengkakan pada ginjal. Pemeriksaan USG abdomen akan menemukan adanya tumor pada ginjal. Pemeriksaan CT scan abdomen akan lebih mengarahkan adanya kanker ginjal bahkan penyebaran yang sudah terjadi.

Selain itu pasien kanker termasuk kanker ginjal umumnya mengalami penurunan berat badan, lemas, dan nafsu makannya berkurang. Pasien yang diduga adanya tumor ginjal bisa ditemukan oleh dokter umum atau dokter spesialis penyakit dalam.

“Apabila hasil pemeriksaan sudah mengarah ke tumor ginjal pasien dikirim ke dokter urologi yang akan melakukan tatalaksana tumor ginjal lebih lanjut termasuk pengangkatan ginjal jika memang sudah diduga adanya kanker ginjal,” ujarnya.

Faktor Risiko

Saat ini sebenarnya sejak tahun 2005-2006, dokter onkologi urologi Indonesia sudah terbiasa untuk melakukan pengangkatan seluruh ginjal atau sebagian ginjal salah satunya karena tumor ginjal dengan menggunakan tehnik laparaskopi. Tidak perlu lagi dengan operasi dengan luka operasi yang besar.

“Untuk tambahan informasi buat masyarakat ada beberapa faktor risiko yang tercatat berhubungan dengan kanker ginjal ini yaitu merokok, obesitas dan hipertensi,” ujarnya.

Faktor risiko lain yang berhubungan dengan kanker ginjal ini adalah faktor genetik. Semakin dini atau stadium awal kanker ginjal ditemukan maka prognosisnya dan kelangsungan hidupnya akan lebih baik.

“Dengan mengenal gejala awal dan faktor risiko yang terjadi, masyarakat dapat mengenali penyakit ini dan terhindar dari penyakit ini,” tandasnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani


Close Ads