alexametrics

Sering Haus, Gejala Pengidap Diabetes Tak Cukup Minum 1 Gelas Air

15 September 2020, 10:52:51 WIB

JawaPos.com – Seseorang seringkali tak sadar sudah terkena diabetes. Gula darah yang tak terkendali, bisa memberikan alarm bagi tubuh. Salah satu gejala yang paling khas dari diabetes adalah seringkali merasa haus, lapar, dan ingin buang air kecil.

Secara medis gejala sangat haus dikenal sebagai polidipsia. Badan amal Diabetes Inggris menambahkan bahwa gejala tersebut biasanya disertai dengan mulut kering.

Jenis haus ini tidak cukup diatasi dengan meminum segelas air. Faktanya, tidak peduli seberapa banyak Anda minum, tetap saja merasa haus.

Rasa haus yang tidak normal adalah salah satu dari tiga tanda besar diabetes tipe 2. Dan yang lainnya yaitu poliuria dan polifagia.

Poliuria adalah peningkatan kebutuhan buang air kecil. Cenderung berpasangan dengan rasa haus yang tidak normal.

Mengapa ini terjadi?

Dilansir dari Express.co.uk, Selasa (15/9), ketika jumlah gula dalam darah menjadi terlalu tinggi, ginjal bekerja ekstra keras untuk membuang kelebihan gula melalui urin. Hal ini menyebabkan seseorang buang air kecil lebih sering dari biasanya (melebihi lima liter per hari).

Ingatlah bahwa kandung kemih yang dianggap sebagai tangki penyimpanan urin dapat menampung 500ml dengan nyaman. Pusat Kesehatan Nasional Inggris NHS kandung kemih harus dikosongkan tiga sampai empat jam dalam sehari.

Orang-orang disarankan untuk minum hingga dua liter setiap hari. Artinya, empat kali buang air kecil dalam sehari dianggap normal.

Mereka yang menderita diabetes tidak dapat secara efektif mengangkut gula dari darah ke dalam sel. Gula (yaitu glukosa) adalah sumber energi untuk sel-sel tubuh. Tetapi pada diabetes, sel tidak dapat menyerap gula.

Lalu pasien akan mengenal gejala Polifagia. Saat gula terus menumpuk di aliran darah, polifagia bisa terjadi. Polifagia adalah perasaan lapar yang hebat, karena tubuh sangat membutuhkan sumber energi.

Makan saja tidak akan memuaskan perasaan polifagia, karena justru hanya akan meningkatkan kadar gula darah. Gula bersumber dari makanan yang Anda makan, jadi makan akan memperburuk gejala.

Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, segera menghubungi dokter untuk menguji kadar gula darah. Gejala lain dari kondisi ini termasuk kelelahan, pusing, penglihatan kabur dan luka yang lambat sembuh.

Perasaan pusing dapat terjadi saat tubuh mengalami dehidrasi dan otak kesulitan berfungsi dengan baik. Diabetes juga dapat menyebabkan pembengkakan lensa di dalam mata dan memengaruhi penglihatan. Maka dari itu, penting menyadari gejala awalnya sejak dini.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads