alexametrics

Waspadai Bahaya Mikroplastik di Udara, Ketahui Cara Menguranginya

15 Maret 2022, 16:43:32 WIB

JawaPos.com – Salah satu masalah lingkungan yang masih menjadi perhatian global adalah bahaya mikroplastik untuk kehidupan. Tak hanya menjadi ancaman kehidupan di perairan tapi juga berdampak kesehatan manusia karena bisa tersebar melalui udara.

Mikroplastik sendiri merupakan potongan atau partikel plastik yang ukurannya kurang dari lima milimeter. Seperti dilansir dari NHM, mikroplastik berasal dari plastik. Proses alami termasuk sinar matahari menyebabkan plastik menjadi rapuh lalu pecah hingga menjadi partikel terkecil. Sehingga, bisa terkandung di udara yang dihirup sehari-hari.

Diungkapkan Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Reza Cordova, berdasarkan temuan, mikroplastik juga bisa berbahaya bagi kesehatan jika terhirup oleh sistem pernapasan manusia. Ketika udara yang mengandung mikroplastik terhirup maka secara tidak langsung memasukkan racun. Baik plastik sendiri, bahan aditifnya atau campuran dari polutan lain ke dalam tubuh.

Menurut Reza, plastik memiliki sifat yang unik. Sebab menjadi tempat penempelan bagi bahan polutan yang lain. Ketika plastik ini masuk dalam organ tubuh yang ternyata ditempeli oleh bahan polutan yang lain dan ikatan itu tidak lepas, maka berpotensi meninggalkan luka di dalam tubuh.

Sehingga, mikroplastik bisa jadi sumber pencemar baru. Tak hanya di air, tapi juga di udara. “Kita bisa bilang bahwa plastik ini media pembawa polutan yang lain dan mempercepat kemungkinan polutan yang lain masuk ke tubuh menjadi lebih cepat,” ungkapnya.

Namun, penelitian baru mengetahui dampak langsung dari mikroplastik. Sedangkan untuk dampak tidak langsungnya masih perlu kajian lebih lanjut. Artinya, masih banyak hal yang belum diketahui secara pasti mengenai dampak lain yang mungkin muncul dari kandungan mikroplastik di udara.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads