alexametrics

Tak Cuma Bumil, Ibu yang Ingin Program Hamil Juga Harus Divaksin

14 Oktober 2021, 13:33:14 WIB

JawaPos.com – Vaksin Covid-19 merupakan harapan adanya perbaikan pandemi Covid-19 yang bertujuan untuk menurunkan risiko kematian dan terjadinya penyakit berat. Untuk itu, pemberian vaksin Covid-19 perlu menjadi prioritas bagi golongan yang rentan.

Mereka yang ingin program hamil pun wajib divaksinasi Covid-19 terlebih dahulu.

Ibu hamil dan menyusui termasuk dalam golongan rentan yang perlu mendapatkan perlindungan dari infeksi Covid-19. Dalam webinar bersama Hallobumil, RSIA Bunda dan Morula mengatakan para calon ibu yang merencanakan program kehamilan sebaiknya divaksin Covid-19 terlebih dahulu.

“Mempermudah para calon ibu yang merencanakan program kehamilan. Para ibu yang ingin memulai program kehamilan dapat lebih terlindungi kesehatannya dengan terlebih dahulu mendapatkan vaksinasi Covid-19,” kata Head of Hallobumil Mia Argianti secara daring, Kamis (14/10).

Raisa Gabriela Hutagalung dari RSIA Bunda menegaskan bahwa vaksin Covid-19 bagi ibu hamil dan menyusui merupakan salah satu vaksin yang penting untuk dapat melindungi populasi ini dari Covid-19. Dengan vaksin ini diharapkan bukan hanya ibu yang terlindungi tetapi juga janin di dalam kandungan.

“Dengan vaksin Covid-19, juga diharapkan agar kematian dan penyakit berat karena Covid-19 pada ibu hamil, janin, dan ibu menyusui dapat dicegah,” katanya.

Sri Puspita dari Morula menjelaskan vaksikasi termasuk salah satunya adalah dengan memastikan agar kekhawatiran ibu akan gangguan kesehatan selama menjalani program kehamilan dapat berkurang. “Maka penting melakukan vaksinasi Covid-19,” kata dia.

Terpisah, Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 Prof Wiku Adisasmito juga menjelaskan aksin Covid-19 kini sudah bisa diberikan kepada ibu hamil dan ibu menyusui. Tentunya ada syarat skrining atau pemeriksaan lebih dulu sebelum divaksinasi.

Untuk vaksin bagi bumil, diizinkan sesuai rekomendasi Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI). Sementara Kementerian Kesehatan menyatakan vaksinasi Covid-19 aman bagi ibu menyusui (busui).

Ia menegaskan, proses skrining terhadap dua target sasaran itu harus dilakukan secara rinci dan teliti. Bagi ibu hamil, proses skrining atau penapisan kepada harus dilakukan secara detail dibandingkan sasaran lain.

Selain itu, vaksin Covid-19 hanya bisa diberikan kepada ibu hamil yang usia kandungannya sudah 13 minggu dan berada di trimester kedua kehamilan. Mereka juga harus melewati proses skrining terlebih dulu.

“Jika memiliki penyakit penyerta dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut, maka vaksin dapat diberikan,” kata Wiku secara virtual baru-baru ini.

Di samping itu, Kementerian Kesehatan menyatakan vaksinasi Covid-19 aman bagi ibu menyusui. Namun, sebelum divaksin para ibu menyusui diharuskan berkonsultasi tentang kondisi kesehatannya dengan dokter, atau tenaga kesehatan terlebih dahulu.

Mereka juga harus berada dalam kondisi prima untuk menerima vaksin. Setelah vaksin, ia menjamin kondisi akan tetap aman bagi ibu menyusui karena saat menyusui terjadi kontak antar kulit ibu dan bayi. “Sehingga dapat mengurangi risiko kematian bayi secara signifikan dan memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan potensi risiko penularan Covid-19,” kata Wiku.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads