alexametrics

Mengenal 2 Jenis Penyakit Mata AMD pada Lansia dan Cara Pengobatannya

14 Oktober 2021, 16:32:06 WIB

JawaPos.com – Sudah hal wajar, semakin bertambahnya usia, maka fungsi penglihatan ikut menurun. Pada lansia mereka bisa mengalami degenerasi makula atau fungsi mata yang disebut dengan Age-related macular degeneration/AMD. Dalam kondisi seperti itu, lansia tetap harus memperhatikan kesehatan mata serta pengobatan rutin untuk mempercepat kesembuhan, meski di tengah pandemi Covid-19.

AMD merupakan salah satu penyakit yang paling sering dijumpai, khususnya bagi populasi lanjut usia (aging population). Jika tidak ditangani secara tepat dan teratur, maka AMD akan berujung parah. Bagi penderita AMD tipe basah (wet AMD), dapat terjadi komplikasi hingga kebutaan.

Dalam webinar Hari Penglihatan Sedunia 2021, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Pusat dr. M. Sidik, Sp.M(K), mengatakan AMD merupakan salah satu penyakit mata yang perlu mendapatkan pengobatan sedini mungkin. Oleh sebab itu, dalam rangka Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day/ WSD) 2021, seluruh masyarakat diingatkan akan pentingnya kesehatan mata, yang berdampak pada pendidikan, pekerjaan, kualitas hidup, hingga kemiskinan.

“Gangguan penglihatan dan kebutaan akibat AMD sangat menurunkan kualitas hidup lansia. Gangguan terjadi secara perlahan dan progresif, sehingga memerlukan pemantauan ketat, serta kontrol dokter dan pengobatan berkala,” katanya secara daring, Kamis (14/10).

Walaupun situasi pandemi Covid-19 memang menyulitkan, dr. Sidik mengimbau agar pasien AMD khususnya, tetap memiliki semangat dan tidak takut untuk ke rumah sakit guna mendapatkan pengobatan sehingga tidak terjadi kondisi pengelihatan yang memburuk. Pihaknya mendukung deteksi dan pengobatan berbagai penyakit mata.

Head of Medical Pharmaceuticals PT Bayer Indonesia Dewi Muliatin Santoso, mengatakan diperlukan pengetahuan dan kesadaran pasien dan keluarganya untuk menangani penyakit AMD, yang memengaruhi kehidupan dari segala lini, seperti kualitas hidup hingga beban ekonomi masyarakat. Hal senada diungkapkan Dokter Spesialis Mata Konsultan RSCM-FKUI Dr.dr. Gitalisa Andayani, Sp.M(K).

Menurutnya tanpa penanganan secara dini dan berkelanjutan, AMD akan terus memburuk dari waktu ke waktu terutama Degenerasi Makula terkait Usia tipe basah (wet AMD). Bisa dikatakan wet AMD menjadi penyebab utama
kehilangan penglihatan permanen yang parah pada orang di atas usia 60 tahun.

“Age-related macular degeneration (AMD) sendiri merupakan kerusakan makula, yaitu pusat fokus penglihatan pada retina mata kita. Terjadi perubahan anatomi makula, yang menyebabkan gangguan fungsi penglihatan mulai dari distorsi bentuk atau penglihatan buram, hingga buta pada penglihatan sentral. Akibatnya pasien tidak dapat membaca, menulis, bahkan melihat wajah orang di hadapannya,” jelas dr. Gitalisa.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads