alexametrics

Mudah Sakit dan Lelah Gejala Kekurangan Vitamin D, Atasi dengan 3 Cara

14 Januari 2022, 15:58:42 WIB

JawaPos.com – Vitamin D menjadi asupan yang paling dibutuhkan selama pandemi Covid-19. Fenomena berjemur hingga mengonsumsi vitamin D untuk memulihkan sakit dari Covid-19 dan juga meningkatkan daya tahan tubuh menjadi tren baru di era pandemi. Seharusnya tak hanya saat pandemi, sebab seseorang bisa mengalami defisiensi atau kekurangan vitamin D namun tak menyadarinya.

Dalam webinar bersama Combiphar lewat Fortiboost D3 1000 IU, masyarakat diedukasi untuk menjaga tubuh tetap sehat, aktif, serta produktif. Seseorang seringkali tak menyadari bahwa dirinya kekurangan vitamin D.

“Masyarakat agar melakukan langkah-langkah preventif guna memaksimalkan kesehatan kini dan nanti. Salah satunya mengonsumsi vitamin D,” ujar Senior Vice President Marketing & International Operations Combiphar Weitarsa Hendarto secara virtual baru-baru ini.

General Practitioner & PhD Candidate in Medical Science dr. Adam Prabata mengatakan kurangnya kadar vitamin D dalam tubuh, umum dialami oleh masyarakat. Namun kebanyakan orang tidak menyadarinya akibat keluhan yang dirasakan sangat ringan, bahkan tidak ada keluhan sama sekali.

Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab defisiensi vitamin D, yakni faktor fisiologis, seperti usia dan kondisi kesehatan. Misalnya termasuk obesitas dan atau tubuh tidak dapat menyerap cukup nutrisi dari makanan, tidak mendapatkan paparan sinar matahari yang memadai dilihat dari kebiasaan berpakaian, penggunaan tabir surya, dan gaya hidup dengan aktivitas luar ruangan yang terbatas, serta kurangnya asupan makanan yang mengandung vitamin D.

“Tentu hal ini pada akhirnya berdampak pada kesehatan, khususnya daya tahan tubuh,” kata dr. Adam.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads