alexametrics

Satgas Relawan Covid-19 Tingkatkan Kapasitas 1000 Relawan di Pekanbaru

13 September 2021, 20:45:23 WIB

JawaPos.com – Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Penanganan Covud-19 menyelenggarakan rangkaian kegiatan Penggalangan dan Peningkatan Kapasitas 1000 Relawan Covid-19 Wilayah Pekanbaru. Kegiatan ini diadakan pada 11-17 September 2021.

Ketua Subbidang Pelatihan BKR Satgas Covis-19 Prasetyo Nurhardjanto menyampaikan, dalam jangka waktu lima hari tersebut, setiap harinya akan dilakukan sesi pelatihan yang dibagi ke dalam empat kelas dengan jumlah peserta 25 orang dalam tiap kelasnya.

“Jadi total peserta program pelatihan relawan berjumlah 1000 orang dengan 200 relawan yang mengikuti pelatihan tiap harinya,” kata Prasetyo dalam keterangannya, Senin (13/9).

Dia mengutarakan, 1000 relawan peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan perwakilan relawan dari berbagai daerah, instansi pemerintahan, dan organisasi kemasyarakatan mitra kebencanaan di sekitar Provinsi Riau. Menurutnya, seluruh relawan akan mendapatkan lima materi pelatihan yang terdiri dari pencegahan, penyebaran dan Kebijakan 3M; Gerakan 3T (Tracing, Treatment, Testing); Relawan dan Kerelawanan; Teknik Berkomunikasi Efektif; dan Penggunaan Instrumen Monitoring Relawan Bersatu Lawan Covid (BLC).

Dalam kesempatan ini, Prasetyo berpesan kepada para relawan agar mengikuti pelatihan dengan baik serta menularkan kepada anggota keluarga serta masyarakat di lingkungan masing-masing. Harapannya pelatihan yang dilaksanakan selama lima hari kedepan benar-benar membentuk 1000
orang yang akan menjadi agen perubahan perilaku yang membawa inspirasi dan harapan dalam
penanganan Covid-19 di wilayah Pekanbaru.

“Antisipasi dan penanggulangan bencana di Indonesia, termasuk COVID-19, perlu melibatkan seluruh pihak melalui penerapan sinergi pentahelix,” ujar Prasetyo.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda Direktorat Kesiapsiagaan Hadi Sutrisno menyampaikan, seluruh jajaran Pemerintah Daerah harus memahami konsep ini, yaitu sinergi pentahelix sebagai bentuk kolaborasi bersama yang terdiri dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, media masa, dan seluruh lapisan masyarakat.

Hal yang disampaikan oleh Gubernur Riau Syamsuar. Dia menyebut, beberapa data perkembangan positif terkait penanganan Covid-19 yang turun secara signifikan. Dari tingkat BOR Rumah Sakit maupun ketersediaan oksigen, Provinsi Riau jauh lebih siap dibandingkan provinsi lainnya.

“Bahkan saat ini, Riau sudah memiliki rumah oksigen yang dapat mengantisipasi keadaan jika
terjadi hal-hal emergency,” ungkap Gubernur Riau ini.

Syamsuar menambahkan, keterlibatan dan sinergi semua pihak memiliki peranan yang signifikan dalam mengendalikan pandemi Covid-19. Dia mengharapkan, para relawan dapat membantu masyarakat dengan memberikan sosialisasi, edukasi dan melakukan pengembangan penanganan dan pencegahan berdasarkan konstektual lokal Riau.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan, ARM

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads