alexametrics

BKKBN Minta TPK Bantu Keluarga Tingkatkan Kualitas Sperma Terbaik

13 Mei 2022, 06:13:25 WIB

JawaPos.com–Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) minta tim pendamping keluarga (TPK) membantu keluarga meningkatkan kualitas sperma calon ayah menjadi yang terbaik.

”Kekerdilan pada anak (stunting) itu, mulai dari sperma ketemu dengan telur, itu sudah harus bagus. Saya sampaikan ya, sperma itu harus disiapkan 75 hari sebelum bulan madu,” kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo seperti dilansir dari Antara dalam Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga Nusantara Bergerak yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (12/5).

Hasto menuturkan, sperma yang dimiliki para calon ayah harus berkualitas. Sebab, kekerdilan dapat terjadi sejak sperma bertemu dengan sel telur milik perempuan. Sperma yang digunakan laki-laki yang pada saat bulan madu sudah tercipta sejak 75 hari sebelumnya. Jumlah yang dihasilkan pun harus satu CC atau setara dengan 20 juta sel sperma.

”Siapa yang mau menikah, laki-lakinya spermanya harus super dan berkualitas bagus. Satu CC sperma harus 20 juta, sedangkan suami mengeluarkan sperma tiga CC jadi 60 juta. Kalau kurang dari itu tidak menghamilkan. Harus percaya dengan saya, karena saya dokter kandungan dan keahlian saya bayi tabung,” ujar Hasto.

Dengan dihadirkannya TPK untuk mengawal keluarga terbebas dari kekerdilan, tim yang terdiri atas bidan, kader PKK, dan kader KB, itu dapat mengedukasi pasangan usia subur (PUS) dan calon ayah untuk mengurangi atau berhenti merokok yang dapat menurunkan kualitas sperma.

Menurut Hasto, kualitas sperma yang dimiliki para perokok sulit untuk menembus sel telur karena tidak dapat berjalan lurus melainkan selalu berkelok-kelok. Sperma dengan kondisi tersebut akan membuat calon orang tua sulit mendapatkan embrio yang berkualitas.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads