alexametrics

5 Tips dari Psikiater untuk Redam Cemas Hadapi Vaksinasi Covid-19

13 Januari 2021, 14:45:48 WIB

JawaPos.com – Sebagian masyarakat masih merasa ragu dan cemas jelang vaksinasi Covid-19. Kecemasan tersebut dinilai wajar. Namun, masyarakat diimbau memperbanyak informasi yang kredibel dan tepercaya, agar semakin yakin dengan manfaat vaksin.

Psikiater RS Jiwa dr.H.Marzoeki Mahdi dan RS Siloam Bogor dr.Lahargo Kembaren, SpKJ menjelaskan pandemi Covid-19 yang terus melanda dunia dan belum ada tanda akan berakhir menimbulkan berbagai dampak bagi kehidupan manusia. Vaksin dinilai memunculkan ambivalensi tersendiri di tengah masyarakat. Ada yang semangat seolah menemukan harapan baru, tapi ada juga yang cemas, khawatir, curiga, dan takut.

Bagaimana cara mengatasi rasa cemas terhadap vaksin Covid-19? Berikut adalah beberapa tips mengatasi cemas terhadap vaksin Covid-19:

1. Cari Teman Bicara
Rasa cemas, takut, khawatir terhadap pelaksanaan vaksin Covid-19 adalah hal yang wajar dan alamiah. Ceritakan mengenai perasaan tersebut pada orang yang kita percaya agar bisa lebih lega.

2. Cari Informasi yang Tepercaya
Cari informasi dari sumber yang dapat dipercaya. Rasa takut dan cemas biasanya muncul karena ketidaktahuan.

Cari tahu sebanyak-banyaknya terutama mengenai apa yang kita khawatirkan, misalnya efek samping dan bagaimana mengatasinya, bagaimana rekomendasinya, seperti apa proses pembuatan vaksin dan lainnya.

3. Awas Hoax
Hindari berita yang tidak jelas sumber dan kebenarannya, yang sifatnya menakut-takuti. Berita hoax yang tidak jelas akan menambah kecemasan kita.

Hindari juga meneruskan berita yang demikian ke orang lain. ‘Saring sebelum sharing’.

4. Pertimbangkan Untung dan Risikonya!
Bila tidak divaksin maka risiko tertular virus korona tetap besar yang dapat menimbulkan kesakitan dan kematian. Kita memang tidak mengetahui semuanya, tetapi vaksin akan meningkatkan imunitas tubuh kita melawan infeksi virus korona dan risiko menularkan ke orang lain juga berkurang.

5. Perkuat Harapan
Buat keputusan yang bulat bahwa apa yang akan dilakukan adalah untuk membawa kebaikan. Jangan membuat keputusan berdasarkan kecemasan dan ketakutan. Buatlah keputusan berdasarkan harapan dan kemungkinan.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Marieska Harya Virdhani


Close Ads