alexametrics

Atasi Nyeri Kanker Perpanjang Usia Pasien

12 Desember 2016, 01:06:00 WIB

JawaPos.com – Pasien kanker umumnya menderita nyeri yang begitu hebat. Banyak pengobatan yang dilakukan secara medis seperti kemoterapi, operasi, dan radiasi. Pasien kanker dapat mengalami peningkatan kualitas hidup jika rasa nyeri mampu diatasi.

Nyeri yang terkontrol dapat memperpanjang usia pasien kanker. Para pasien diharapkan dapat hidup lebih baik dan beraktivitas seperti orang sehat pada umumnya.

“Kalau orang nyeri, itu orangnya makin stres. Bisa terjadi gangguan hormon dan lainnya. Hormon itu menyebabkan penyakitnya lebih berat. Umurnya jadi lebih pendek,” kata  Pakar Nyeri Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Jakarta, Darto Satoto.

Menurut Darto rasa nyeri adalah persepsi seseorang. Rasa nyeri tersebut langsung dirasakan pasien kanker hingga ke otak.

“Sekarang kan nyeri itu persepsi. Kalau orang nyeri itu, merasa nyerinya persepsi orang itu,” jelasnya.

Rasa nyeri diperparah jika penyebaran (metastase) terjadi ke sejumlah bagian tubuh. Darto bercerita sejumlah pasiennya dapat merasakan kualitas hiduplebih baik saat rasa nyerinya dapat dikontrol.

“Pasien saya bilang bisa enggak umurnya diperpanjang sedikit, mau kawinkan anaknya. Mintanya 3 bulan tapi ternyata bisa sampai 9 bulan miracle. Dan dia memang advance ya, stadium 4 walau akhirnya meninggal juga,” katanya.

Banyak pasien kanker yang mengatasi rasa nyeri dengan pergi ke pengobatan non medis atau alternatif. “Non medis bukan buat pengobatan kankernya tapi pengobatan nyerinya. Non medis itu kan bukan dokter, hanya rasa nyerinya,” jelasnya. (cr1/JPG)

Editor : Mohamad Nur Asikin



Close Ads
Atasi Nyeri Kanker Perpanjang Usia Pasien