alexametrics

Lansia yang Sudah Divaksin Sinovac atau Sinopharm Butuh Booster

12 Oktober 2021, 16:15:12 WIB

JawaPos.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan lansia yang sudah disuntik Sinopharm atau Sinovac, membutuhkan dosis tambahan atau booster. Penasihat vaksin WHO merekomendasikan orang dengan sistem kekebalan yang lebih lemah harus ditawari dosis tambahan atau booster.

Kelompok Penasihat Strategis Ahli Imunisasi (SAGE) badan kesehatan PBB juga mengatakan orang berusia di atas 60 tahun yang telah diimunisasi penuh dengan vaksin Sinovac dan Sinopharm Tiongkok harus ditawari dosis vaksin Covid-19 ketiga tambahan.
Beberapa vaksin Covid-19 telah diberikan persetujuan WHO untuk penggunaan darurat selama pandemi seperti Pfizer-BioNTech, Janssen, Moderna, Sinopharm, Sinovac dan AstraZeneca.

SAGE mengadakan pertemuan empat hari minggu lalu untuk meninjau informasi dan data terbaru tentang berbagai vaksin untuk Covid-19 dan penyakit lainnya. SAGE merekomendasikan bahwa orang dengan gangguan kekebalan sedang dan berat harus ditawari dosis tambahan dari semua vaksin Covid-19.

“Orang-orang ini cenderung tidak merespon secara memadai terhadap vaksinasi mengikuti seri vaksin primer standar dan berisiko tinggi terkena penyakit Covid-19 yang parah,” kata WHO seperti dilansir dari The Star, Selasa (12/10)

Dikatakan juga bahwa untuk orang yang diimunisasi penuh dengan vaksin Sinovac dan Sinopharm, dosis ketiga tambahan dari suntikan yang sama harus ditawarkan kepada orang berusia 60 tahun ke atas. Vaksin yang berbeda juga dapat dipertimbangkan berdasarkan pasokan vaksin dan pertimbangan akses.

SAGE menambahkan bahwa ketika menerapkan rekomendasi ini, negara-negara pada awalnya harus bertujuan untuk memaksimalkan cakupan dua dosis pada populasi tersebut. Lalu memprioritaskan dosis ketiga, dimulai pada kelompok usia tertua.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads