alexametrics

Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna, Mana Vaksin Terbaik Untuk Booster?

12 Januari 2022, 11:26:45 WIB

JawaPos.com – Indonesia mulai mengizinkan vaksin Covid-19 ketiga atau penguat (booster) mulai hari ini, 12 Januari 2022. Tahap pertama diberikan untuk lansia dan mereka yang memiliki riwayat gangguan imun atau immunocompromised. Sedikitnya ada beberapa jenis vaksin yang akan menjadi booster. Bingung memilih yang terbaik, tentu semuanya tetap memberi perlindungan tambahan setelah sebelumnya sudah divaksin dosis lengkap.

Ketua Komite Gabungan untuk Vaksinasi dan Imunisasi AS Profesor Andrew Pollard, mengatakan kepada The Telegraph bahwa memberikan booster kepada orang-orang setiap enam bulan. Ditambahkan, vaksin lebih lanjut harus menargetkan mereka yang rentan.

“Lebih banyak data diperlukan untuk menilai apakah, kapan dan seberapa sering mereka yang rentan akan membutuhkan dosis tambahan. Dan penting untuk semua usia di atas 60-an,” tegasnya seperti dilansir dari The Week, Rabu (12/1).

Sebuah studi dari tujuh vaksin berbeda, yang diterbitkan di The Lancet bulan lalu, menemukan Pfizer dan Moderna sebagai booster paling kuat. Namun kemunculan varian Omicron telah memperumit gambarannya.

Lalu mana booster yang terbaik?

1. Booster Pfizer
Dalam perkembangan yang sangat positif, para peneliti di Israel menemukan bahwa tiga kali suntikan vaksin Pfizer memberikan pertahanan yang signifikan terhadap varian baru Omicron. Direktur Unit Penyakit Menular di Pusat Medis Sheba, Gili Regev-Yochay, mengatakan kepada Reuters bahwa dosis booster dari Pfizer meningkatkan perlindungan sekitar 100 kali lipat.

Dalam penelitian sebelumnya yang diterbitkan di The Lancet, mereka yang menerima dua dosis AstraZeneca dan kemudian menerima suntikan booster Pfizer memiliki peningkatan antibodi 25 kali lipat. Ketika booster Pfizer diberikan setelah dua kali suntikan Pfizer, tingkat antibodi meningkat lebih dari 8 kali lipat.

Temuan Lancet juga menunjukkan bahwa setengah dosis Pfizer dapat memiliki respons yang efektif sebagai booster seperti laporan The Washington Post. Pada bulan Oktober, uji coba penuh pertama dari efikasi booster jab menemukan bahwa dosis ketiga dari vaksin Pfizer Covid-19 memberikan kekebalan sangat baik terhadap virus.

Raksasa farmasi itu menemukan bahwa suntikan vaksin 95,6 perse lebih efektif daripada dua suntikan dan plasebo dalam mencegah infeksi.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Marieska Harya Virdhani




Close Ads