alexametrics

Waspadai Penularan Covid-19 di Ruangan Tertutup Tanpa Ventilasi

11 Juli 2020, 12:31:03 WIB

JawaPos.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan bahwa Covid-19 bisa menular lewat udara. Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman‎, Amin Subandrio meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai rungan tertutup karena risiko penularan yang semakin besar ini.

“Kita harus waspadai bahwa di dalam ruang tertutup itu risikonya lebih tinggi dibandingkan di ruang terbuka,” ujar Amin Subandrio dalam diskusi virtual di Jakarta, Sabtu (11/7).

‎Amin menjelaskan dirinya mendapat informasi bahwa ada klaster di tempat olahraga di ruangan tertutup. ‎”Tempat kebugaran itu juga sudah dilaporkan waktu itu pernah ada tiba-tiba ada klaster, banyak peserta kebugaran yang terinfeksi,” katanya.

Buruknya ventilasi udara menjadi salah satu penyebab kian cepatnya penularan terjadi.

“Ya udaranya masih berputar di sekitar di situ-situ saja. Kalau di antara peserta ada yang membawa virus, ya kemungkinan besar peserta kebugaran yang lain akan terinfeksi,” ungkapnya.

Diketahui, dalam pernyataan resminya, WHO mendefinisikan bahwa penularan melalui udara disebabkan oleh penyebaran aerosol yang melayang di udara dalam jarak dan waktu yang lama. Aerosol adalah tetesan pernapasan yang sangat kecil sehingga dapat menempel di udara. Penyebaran melalui udara dapat terjadi saat petugas medis terlibat dalam prosedur tertentu yang menghasilkan aerosol.

Penyebaran lewat udara juga diperkuat dengan banyaknya bukti yang menunjukkan bahwa ruangan tertutup dengan ventilasi buruk bisa membuat virus dapat melayang tinggi selama berjam-jam dan menginfeksi orang lain. Hal ini bahkan dapat menyebabkan penularan yang makin luas.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads