alexametrics

Pakar Kesehatan Tiongkok Sebut Omicron Lebih Mematikan dari Flu Biasa

7 April 2022, 23:06:20 WIB

JawaPos.com–Pakar kesehatan Tiongkok mengingatkan masyarakat di negara itu bahwa virus korona varian Omicron lebih mematikan daripada virus influenza biasa. Hingga Selasa (5/4), Hongkong melaporkan lebih dari 1,16 juta kasus positif dengan 8.136 kematian selama gelombang terakhir Omicron.

”Itu berarti tingkat kematian akibat varian Omicron mencapai 0,7 persen, jauh lebih tinggi dari tingkat kematian flu biasa yang hanya 0,006–0,09 persen,” kata Kepala Pakar Kesehatan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Tiongkok (CCDC) Wu Zunyou kepada pers di Beijing seperti dilansir dari Antara, Kamis (7/4).

Menurut dia, jumlah kematian akibat gelombang kasus Covid-19 terakhir di Hongkong jauh lebih tinggi daripada keseluruhan kematian selama empat gelombang Covid sebelumnya.

Kepala Departemen Infeksi Menular Rumah Sakit Universitas Peking Wang Guqiang mengatakan, kematian akibat Covid-19 di Hongkong berkaitan erat dengan vaksinasi. Sekitar 3,2 persen kematian menimpa pasien yang tidak divaksin, 0,96 persen terjadi di antara warga yang hanya menerima satu dosis vaksin, 0,14 persen di kalangan penerima dosis lengkap, dan 0,03 persen di antara mereka yang menerima vaksin penguat (booster).

Wabah di Shanghai, kota yang paling parah terkena serangan Omicron hingga beberapa kali lockdown, ternyata didominasi kasus tanpa gejala. Otoritas kesehatan di Shanghai pada Selasa (5/4), menemukan 16.799 kasus baru tanpa gejala atau hampir 54 kali lipat kasus positif yang hanya 311.

”Kami gencar menggelar tes Covid-19 secara masif dan berkala. Banyak kasus positif ditemukan dalam masa inkubasi,” ujar Wang Guqiang.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads