alexametrics

Mengenal Kanker Tulang yang Dialami Usia Muda, Gejala & Pengobatannya

6 Agustus 2022, 19:45:52 WIB

JawaPos.com – Ada beberapa jenis kanker yang dikenal secara umum. Salah satu kanker yang tergolong jarang insidensinya atau kejadiannya adalah kanker tulang. Kanker ini cukup jarang terjadi dibanding kanker yang lebih umum seperti kanker payudara.

Dalam perbincangan JawaPos.com bersama Dokter Spesialis Bedah Orthopaedi dan Traumatologi RS Mayapada Hospital dr. M. Hardian Basuki, Sp. OT (K) seputar Kenali, Penyebab, dan Pengobatan Kanker Tulang, ia mengatakan kanker tulang memiliki angka insidensi yang cukup rendah. Yaitu 1 persen dari seluruh kanker yang terjadi pada dewasa, dan 5-10 persen dari seluruh kanker pada anak-anak hingga remaja.

“Namun variasinya sangat banyak. Berbeda dengan kanker payudara dan kanker prostat yang angka insidensinya tinggi seperti kanker payudara ya. Jarang ada orang bicara kanker tulang. Namun mayoritas kanker tulang mengenai usia remaja dan anak-anak, dan menyerang anggota gerak,” katanya secara virtual baru-baru ini.

Kanker tulang umumnya terjadi daerah tulang sekitar sendi lutut, pinggul dan bahu, namun juga dapat terjadi pada tulang belakang, tulang panggul, tulang ekor bahkan tulang rahang. Kanker ini sering menyebabkan patah tulang patologis sehingga jika seseorang sudah terkena kanker tulang, maka ruang geraknya akan terbatas.

“Kalau kanker payudara orang masih bisa bergerak jalan-jalan ke mana-mana. Tapi kalau kena kanker tulang, tumornya itu berada di tulang, pasien enggak bisa ngapa-ngapain, harus pakai tongkat atau terbatas gerakannya. Ada pada beberapa kasus kalau kanker itu mengenai tulang belakang maka bisa menyebabkan kelumpuhan. Pasien tak bisa gerak sampai buang air besar dan buang air kecil di tempat tidur,” jelas dr. M. Hardian Basuki.

Mengenal Tipe Kanker Tulang
Kanker tulang ternyata terbagi menjadi dua, yakni kanker tulang primer dan sekunder. Apa saja ciri-cirinya?

Kanker tulang primer adalah kanker yang hanya muncul dan tumbuh di jaringan tulang atau berasal dari tulang itu sendiri. Sel tulangnya tumbuh dengan cepat tanpa dapat dibatasi oleh tubuh. Jadi tumbuh benjolan dengan cepat.

Kanker tulang sekunder adalah kanker yang muncul akibat penyebaran dari kanker di daerah lain. Yaitu misalnya kanker tulang yang berasal dari organ lain, dari payudara menyebar ke tulang namanya metastasis tulang. Atau bisa awalnya adalah tumor jinak tulang lalu berubah ganas.

“Jadi pada saat anak-anak, bisa saja sudah ada tumor jinak di tulang rawan, pada saat dewasa setelah selesai masa pertumbuhan tak tumbuh lagi. Namun pada usia lebih dewasa lagi 40-50 tahun jadi membesar berubah dari jinak ke ganas,” katanya.

Gejala Awal dan Deteksi Dini
Ada beragam gejala yang menunjukkan adanya sel kanker pada tulang belakang, tulang punggung, tulang lutut kaki atau lengan tangan, tulang ekor, maupun tulang lainnya. Sejumlah pasien umumnya mengeluhkan gejala awal. Apa saja?”

Benjolan
Pertama umumnya pasien datang mengeluhkan munculnya benjolan pada tulang. Akan tetapi memang setiap benjolan tak bisa dimaknai kanker tulang secara umum. Sebab ternyata bisa juga dinyatakan tumor jinak.

“Bagaimana membedakan jinak atau ganas? Lihat saja dari progresifitasnya. Kalau ganas, benjolan tumbuh dengan cepat, yakni dalam hitungan 1-2 bulan. Tapi kalau tumbuhnya sudah 2 tahunan bisa disebut jinak,” kata dr. M. Hardian Basuki.

Nyeri
Biasanya kanker tulang menimbulkan nyeri. Kadang-kadang menyebabkan tulangnya rusak dan patah. Awalnya rasa nyeri ini diabaikan dan bisa ditahan. Namun ternyata lama kelamaan justru membatasi aktivitas.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ARM, Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini: