alexametrics

Berdasar Studi, Gejala Long Covid Dialami 1 dari 8 Orang Terinfeksi

6 Agustus 2022, 04:01:02 WIB

Salah satu anggota penelitian, Aranka Ballering dari Dutch University of Groningen, mengatakan long Covid adalah masalah mendesak dengan jumlah korban yang meningkat.

“Dengan melihat gejala pada kelompok kontrol yang tidak terinfeksi dan pada individu sebelum dan sesudah infeksi SARS-CoV-2, kami dapat menjelaskan gejala yang mungkin merupakan akibat dari aspek kesehatan penyakit tidak menular dari pandemi, seperti stres yang disebabkan oleh pembatasan dan ketidakpastian,” katanya.

Penelitian dibatasi dengan tidak dimasukkannya varian baru seperti Delta atau Omicron, dan peneliti tidak mengumpulkan informasi tentang sejumlah gejala seperti kabut otak, yang juga dianggap sebagai gejala umum long Covid.

Seorang peneliti lain, Judith Rosmalen, mengatakan penelitian mendatang harus meliputi gejala kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan, juga aspek lain seperti kabut otak, insomnia dan rasa tak enak badan setelah aktivitas ringan.

Christopher Brightling dan Rachael Evans, para ahli dari Universitas Leicester Inggris yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan riset ini adalah kemajuan besar pada penelitian long Covid sebelumnya karena memiliki kelompok kontrol yang tidak terinfeksi.

“Yang menggembirakan, data dari studi lain menunjukkan ada tingkat long Covid yang lebih rendah pada orang yang sudah divaksinasi atau terinfeksi varian Omicron,” kata mereka.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: