alexametrics

Jurus Menkes Atasi Masalah Stunting dan Kurang Gizi Pada Anak

6 April 2022, 17:10:07 WIB

JawaPos.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui masalah gizi anak dapat memicu sejumlah masalah kesehatan. Salah satunya adalah malnutrisi atau gizi kurang hingga stunting.

Dalam konferensi pers virtual bersama platform Tentang Anak, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai, masa depan suatu bangsa tergantung pada keberhasilan anak dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Ia mengatakan seorang anak memerlukan asah, asih, dan asuh untuk memenuhi kebutuhan dasarnya.

Momentum bulan Ramadan yang penuh berkah ini, dapat dijadikan sebagai penguatan peran orang tua baik dari aspek religius, maupun memahami kebutuhan anak dimulai dari kecukupan gizi, pola asuh hingga gaya hidup sehat untuk pencapaian tumbuh kembanganak yang optimal.

“Orang tua, keluarga dan masyarakat dapat menjadi role model dalam berperilaku dan bergaya hidup sehat. Memang benar terkadang ibu yang masih muda masih harus lebih memahami tentang asupan gizi yang tepat untuk anak,” kata Menkes Budi, Selasa (5/4).

Berdasarkan survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, menyebutkan prevalensi stunting sebesar 24,4 persen. Sementara itu, berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi obesitas pada Balita sebanyak 3,8 persen dan obesitas usia 18 tahun ke atas sebesar 21,8 persen.

Tren ini diperparah oleh pandemi Covid-19. Survei pada 2020 yang dilaksanakan terhadap rumah tangga berpendapatan rendah di Jakarta menemukan bahwa makanan bergizi seperti buah dan sayur, daging sapi dan ikan, dan kacang-kacangan yang dikonsumsi anak-anak selama pandemi lebih sedikit dibandingkan 2018. “Tak usah terlalu banyak program lah untuk meningkatkan gizi anak. Yang penting kasih susu, kasih protein makanan tambahan, kasih telur. Kalau sakit maka bawa ke faskes. Yang mudah-mudah saja agar segera tertangani,” tegas Menkes Budi.

Founder dan CEO Tentang Anak, dr. Mesty Ariotedjo, Sp.A., mengatakan bulan Ramadan merupakan momen yang tepat bagi orang tua untuk merefleksikan diri pada peran mereka terhadap tumbuh kembang si kecil. Ia berharap dapat para ibu saat ini semakin mudah mendapatkan solusi untuk pemenuhan gizi anak Indonesia yang kini masih menjadi fokus utama pihak pemerintah.

“Agar para orang tua teredukasi soal gizi dan para ahli untuk menekan angka stunting serta obesitas yang tinggi pada anak Indonesia,” jelas dr. Mesty.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads