alexametrics

Asupan Makanan Pengaruhi Buang Gas Jadi Terlalu Bau, Mitos Atau Fakta?

5 November 2019, 11:00:26 WIB

JawaPos.com – Pernahkah Anda mengalami buang gas atau kentut yang terlalu bau busuk? Sebetulnya apa yang terjadi di dalam pencernaan kita ya?

Ternyata asupan makanan yang dikonsumsi setiap hari ada hubungannya lho dengan aroma gas buang yang dikeluarkan dari tubuh. Asupan protein hewani terlalu banyak bisa membuat aroma buang gas terlalu bau. Mengapa bisa begitu?

“Karena nitrogennya tinggi. Sisa pembuangan makanan itu kan dalam bentuk nitrogen, kalau proteinnya itu kebanyakan makanya kentut kita jadi bau,” jelas Pakar Dietisien, Geetruida D. Rory, S.K.M, R.D di sela-sela acara diskusi soal susu dan protein hewani di Jakarta, Senin (4/11).

Maka, ketika asupan protein terlalu banyak, kata dia, tak bagus buat kerja ginjal dan hati.  Sebab, asupan protein terlalu banyak, fungsi bagian glomerulus pada ginjal yang tugas dan fungsinya sebagai penyaring akan menjadi berat bebannya. Sehingga lama-lama fungsi ginjal dan perannya sebagai saringan bisa rusak.

“Glomerulus itu kan memisahkan asam amino yang kita gunakan dan sisa yang terbuang akan dikeluarkan nanti dalam bentuk urin. Makanya tak hanya buang gas, urin juga bisa bau,” paparnya.

Lalu bagaimana solusinya ketika tubuh sudah terlalu banyak asupan protein?

Geetruida menyarankan agar seseorang mengonsumsi pola makan seimbang dari mulai lauk, karbo, sayur, dan buah. Dan wajib mengonsumsi banyak air putih.

“Tapi ingat juga minum air putih idealnya 8-10 gelas. Kalau kebanyakan juga membuat kerja ginjal menjadi berat,” tegasnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads