alexametrics

Data Belum Jelas, Filipina Ragu Gunakan Vaksin Sinovac untuk Lansia

5 April 2021, 16:30:20 WIB

JawaPos.com – Filipina menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang menggunakan vaksin Covid-19 Sinovac untuk warganya. Namun vaksin tersebut belum digunakan untuk menyuntik lansia.

Departemen Kesehatan Filipina pada hari Senin (5/4) mengatakan, pihaknya masih menunggu data uji klinis Sinovac yang berbasis di Tiongkok yang menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 aman digunakan pada warga lanjut usia. Keputusan itu diambil setelah stok AstraZeneca di Filipina habis.

Pada akhir Februari, seorang pejabat Sinovac mengklaim bahwa vaksin mereka dapat digunakan oleh petugas kesehatan dan lansia. Pejabat Filipina Satgas Covid-19 juga mengatakan mereka ingin menggunakan vaksin itu untuk lansia karena efek sampinya minimal.

Namun, Food and Drug Administration (FDA) mengatakan, bulan lalu bahwa pihaknya hanya akan mengubah rincian otorisasi penggunaan darurat untuk Sinovac setelah menerima bukti hasil uji coba. “Sampai kemarin, ketika kami berbicara dengan FDA, Sinovac masih belum memiliki bukti tambahan yang kami butuhkan. Jadi kami menunggu meskipun kami sudah berkoordinasi karena kami tahu negara membutuhkannya karena dosis AstraZeneca kami sudah habis,” kata pejabat kesehatan Filipina Maria Rosario Vergeire seperti dilansir dari ABS CBN, Senin (5/4).

Filipina baru menerima 2,5 juta dosis vaksin Covid-19 dengan hanya 525 ribu yang berasal dari AstraZeneca dan sisanya dari Sinovac. Hanya AstraZeneca yang telah disetujui untuk penggunaan lansia berdasarkan otorisasi penggunaan darurat yang dikeluarkan oleh FDA. Ini karena uji klinis yang dilakukan oleh perusahaan yang berbasis di Eropa sudah tersedia pada pasien usia lanjut.

Baca juga: 2 Penyebab Utama Mengapa Usai Vaksinasi Tetap Bisa Positif Covid-19

Editor : Kuswandi

Reporter : Marieska Harya Virdhani




Close Ads