alexametrics

Penelitian Nyatakan Tabur Garam Tambahan Bisa Meninggal Lebih Cepat

4 Agustus 2022, 05:40:51 WIB

JawaPos.com – Sejumlah restoran atau rumah makan seringkali menyediakan garam bubuk tambahan di atas meja. Jika seseorang sangat menyukai rasa asin, umumnya mereka menambahkan garam lagi ke atas makanan mereka. Kebiasaan ini tak baik bagi kesehatan dan memicu kematian lebih cepat.

Dalam penelitian disebutkan, menambahkan garam tambahan ke makanan sebelum dimakan memiliki 28 persen peningkatan risiko kematian dini. Para peneliti menemukan bahwa pada usia 50, orang yang selalu menambahkan garam ke makanan mereka sebelum makan, angka harapan hidup berkurang 1,5 tahun (untuk perempuan) atau 2,28 tahun (untuk pria).

Pada orang berusia antara 40 dan 69 tahun, sekitar 3 dari setiap 100 orang meninggal sebelum waktunya. Tambahan konsumsi garam menunjukkan satu orang tambahan per 100 orang bisa meninggal lebih awal.

“Sepengetahuan saya, penelitian kami adalah yang pertama menilai hubungan antara menambahkan garam ke makanan dan kematian dini,” kata Penulis utama Profesor Lu Qi, dari Tulane University School of Public Health and Tropical Medicine di New Orleans, AS, seperti dilansir dari Diabetes.co.uk, Kamis (4/8).

Ini memberikan bukti baru untuk mendukung rekomendasi agar memodifikasi perilaku makan untuk meningkatkan kesehatan. Bahkan pengurangan sederhana dalam asupan natrium, dengan menambahkan lebih sedikit atau tanpa garam pada makanan di meja, kemungkinan besar akan menghasilkan manfaat kesehatan yang substansial.

 

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini: