alexametrics

Dunia Darurat Cacar Monyet, Epidemiolog Sebut Indonesia Tunggu Waktu

4 Agustus 2022, 19:01:08 WIB

JawaPos.com – Seorang pria di Jawa Tengah diduga tertular cacar monyet atau monkeypox. Hingga kini ia masih diisolasi dan menunggu hasil pemeriksaan apakah benar cacar monyet atau cacar biasa. Menurut Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman, berkaca dari pengalaman kasus Covid-19, Indonesia umumnya mendapatkan kasus belakangan atau lebih lambat dibanding negara lainnya.

Dicky menduga sebetulnya kasus ini sudah ada di Indonesia namun belum terdeteksi. Hal itu karena penduduk Indonesia begitu besar dan negara Indonesia begitu luas sehingga sulit terdeteksi.

“Seperti saya katakan potensi monkeypox ini sudah ada di Indonesia itu besar ya,” katanya kepada JawaPos.com, Rabu (3/8).

Risiko itu terutama di kelompok berisiko tinggi seperti PSK dan LGBT. Inilah yang merupakan kelompok paling berisiko di semua negara. Hampir 96 persen pasien dari kelompok ini.

“Dan di Indonesia ada kelompok ini walaupun ini bukan penyakit seksual dan bisa menulari populasi umum,” katanya.

Mengapa LGBT dan PSK Mudah Tertular?

Dicky menjelaskan penularan paling utama adalah lewat kontak skin to skin dan droplet saat bicara jarak dekat. Maka dengan mobilitas yang tinggi dan kontak yang begitu erat di antara kelompok ini, membuat mereka berisiko dan rentan tertular apalagi berganti pasangan.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini: